By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Ketum Koni: Saya Optimistis PON Akan Kita Laksanakan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
OlahragaPemerintahan

Ketum Koni: Saya Optimistis PON Akan Kita Laksanakan

SuaraNews Papua
Last updated: 7 Februari 2021 16:38
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com – Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan komentar soal turunnya izin penyelenggaraan kompetisi olahraga musim 2021. Norman berpendapat bahwa itu bakal menjadi awal yang bagus untuk penyelengaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua pada Oktober mendatang.

Menurut Marciano, penyelenggaraan kompetisi olahraga profesional nasional seperti Liga 1, Liga Bola Basket Indonesia (IBL), atau Proliga menjadi penting dilaksanakan. Tak hanya untuk menghidupkan kembali industri olahraga, tetapi juga menemukan format baru pelaksanaan liga di tengah pandemi COVID-19.

“Bergulirnya kompetisi olahraga akan jadi tolok ukur untuk olahraga lainnya. Kita punya agenda besar di 2021, yakni PON Papua,” kata Marciano Norman dalam webinar “Harapan Olahraga Indonesia di tengah Pandemi” yang diadakan oleh SIWO PWI Pusat di Jakarta, Rabu.

“Apakah PON bisa dilaksanakan atau tidak, ya tergantung kegiatan-kegiatan yang kita bahas ini. Kalau ada event olahraga yang sudah bisa bergulir, baik basket, sepak bola atau voli, saya optimistis PON akan kita laksanakan,” ujar dia menambahkan.

Terkait keputusan apakah PON Papua digelar dengan atau tanpa penonton, Marciano mengatakan hal itu akan menjadi pertimbangan para pemangku kebijakan, baik Satgas Penanganan COVID-19 maupun pihak kepolisian

Mantan kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) itu mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi untuk menghidupkan kembali kegiatan olahraga nasional dengan aman. Menurutnya, menghentikan kompetisi bukanlah pilihan.

“Kita tidak bisa pasrah, tidak melakukan apa-apa. Tapi cari solusi supaya kita bisa melaksanakan event-event olahraga itu,” tuturnya.

Marciano sebelumnya menyatakan bahwa penyelenggaraan PON Papua tanpa penonton merupakan pilihan alternatif apabila masih adanya ancaman pandemi COVID-19.

You Might Also Like

Papua Tengah Perkuat Respons Dugaan Kasus Campak di Dogiyai Melalui Investigasi Lapangan

Wabup Nabire Tekankan Disiplin ASN dan Perkuat Sinergi Pemerintahan, TNI, dan Polri

Pemerintah Daerah Papua Raih Apresiasi Kemendagri atas Kinerja Pembangunan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Optimalisasi Dana Otsus Papua melalui Penerapan Prinsip 5T

Pembangunan Papua Dinilai Harus Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat Adat

TAGGED: PON Papua, PON XX
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ribuan Nakes Papua Barat Melakukan Vaksinasi Covid 19
Next Article Seni untuk PON Papua XX: Persiapan Cinderamata Dengan Kearifan Lokal
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?