By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Ramai Kasus Rasisme, Tokoh Adat Papua Minta Warga Tidak Terprovokasi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Keamanan dan KetertibanPeristiwaSosial Budaya

Ramai Kasus Rasisme, Tokoh Adat Papua Minta Warga Tidak Terprovokasi

SuaraNews Papua
Last updated: 27 Januari 2021 16:56
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com – Sekertaris II Dewan Adat Papua Jhon Gobay meminta kepada seluruh masyarakat di Papua untuk tidak terprovokasi terkait kasus rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai. Senin, (25/01).

Jhon Gobay dalam kesempatanya mengatakan agar pelaku rasisme, segera di tangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami tidak ada masalah dengan Suku Batak, karena kasus rasisme ini dilakukan oleh Oknum bukan mengatasnamakan Suku. Ini harus diproses secara hukum agar orang memahami etika dalam berkomunikasi melalui media sosial,” Ujar Jhon Gobay

Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada manusia di dunia ini yang merupakan keluarga dari sebutan sebuah binatang seperti yang diucapkan kepada Saudara Natalius Pigai, kami ini manusia sejati, baik Natalius Pigai, saya dan semua Orang yang ada di Papua ini manusia sejati, pemilik Negeri Tanah Papua yang di sebut surga yang jatuh di bumi.

Kami harap dengan kasus ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua di Indonesia untuk tidak melakukan Tindakan Rasis kepada siapa saja.

Selain itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi atas kasus rasisme ini, serahkan kasus tersebut kepada Pihak Kepolisian. Mari kita jaga agar Papua tetap aman, dan kalau ada yang mau menyampaikan pendapat gunakanlah media yang jelas dan sampaikan dengan sopan, tidak lagi menimbulkan tindakan rasis.

Disisi lain, Ketua Dewan Adat Biak, Manfun Kawasa Byak Apolos Sroyer juga  mengajak kepada seluruh masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dengan Postingan di Media Sosial oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai yang mengandung Unsur Rasis.

Kita tidak akan terprovokasi untuk melakukan aksi, kita akan menahan diri, masih banyak persoalan Papua yang perlu kita urus, tetapi kita berharap Hukum berlaku untuk semua, kami tidak perlu menanggapi Postingannya,  kita harap beliau harus meminta maaf kepada Orang Papua.

Untuk itu, kami himbau kepada warga masyarakat yang ada di Papua untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang ada, mari kita serahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk di proses secara Hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

TAGGED: Papua, Rasisme, Tokoh Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tidak Ada Toleransi pada Penyebar Rasisme: Politikus Hanura Menjadi Tersangka Rasisme
Next Article Dukung Terciptanya Damai Di Tanah Papua, Polda Papua Buat Film “Si Tikam Polisi Noken”
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?