By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Cari Solusi Rawat Toleransi Masyarakat, Kemenag Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama di Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Keamanan dan Ketertiban

Cari Solusi Rawat Toleransi Masyarakat, Kemenag Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama di Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 30 November 2020 14:06
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. Pemerintah senantiasa menggandeng tokoh antar umat beragama untuk merawat toleransi di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Tokoh adat dan agama menjadi modal berharga bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

Terlebih, penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila serta tugas merawat kerukunan dan toleransi yang menjadi tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia.

Sebagaimana pendiri bangsa telah mewariskan Pancasila sebagai dasar negara untuk membentuk bangsa yang rukun, damai, dan sejahtera.

Salah satu upaya merawat toleransi tersebut diwujudkan melalui Dialog Tokoh Agama dan Masyarakat/Adat di Sorong yang digelar oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama (Kemenag).

Dialog kerukunan ini akan berlangsung tiga hari, 29 November hingga 1 Desember 2020, dihadiri oleh para tokoh agama, adat, dan masyarakat, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua dan Papua Barat, Kankemenag, dan Kemenag Pusat.

“Acara ini bagian dari perekat kerukunan khususnya di Papua dan Papua Barat, sekaligus untuk mencari solusi dalam merawat kerukunan demi sejuk dan sejahteranya Papua,” kata Nizar pada, Minggu 29 November 2020, di Sorong.

Disampaikan Nizar, acara ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen kebangsaan dengan latar belakang agama, budaya dan bahasa yang majemuk.

“Sebagai bangsa yang majemuk, kita harus terus menjaga kerukunan umat beragama. Salah satunya dengan dialog semacam ini,” tegas Nizar.

Melihat wilayah geografis Indonesia yang cukup luas, lanjut Nizar, tugas penguatan kerukunan umat beragama tentulah bukan hal mudah.

“Dari bentangan ujung ufuk Barat hingga ufuk Timur, dari Papua hingga Aceh harus terajut jembatan kesetiakawanan dan persaudaraan antar anak bangsa, dengan terus membangun kebersamaan dan membina kerukunan antar sesama,” ungkapnya

Sebelumnya, Ketua Panitia Ali Fachruddin melaporkan bahwa kegiatan dialog tokoh agama/adat ini bagian dari tindak lanjut program Kita Cinta Papua yang melibatkan semua tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Tampak hadir, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Sekretaris Dirjen Bimas Katolik Aloma Sarumaha, staf khusus Menag Zul Effendi Syarif, Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, perwakilan gubernur Sorong, dan Forkopimda Provinsi Sorong.

You Might Also Like

Ketua Barisan Merah Putih Papua Kecam Penyanderaan Warga Sipil di Jila

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

TAGGED: Cari Solusi Rawat Toleransi Masyarakat, Kemenag Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama di Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PLN Siap Hadirkan Terang Bagi 5 Distrik di Papua
Next Article Pdt. MPA Mauri Sampaikan Doa Kebaikan Untuk Victor Yeimo
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?