Selasa 16 April, 2024
Beranda Hukum&Kriminal KKB Jadikan Kematian Pendeta Untuk menyudutkan TNI - POLRI

KKB Jadikan Kematian Pendeta Untuk menyudutkan TNI – POLRI

Suaranews.com,Jakarta – Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) kerap menebar informasi yang keliru untuk mengadu domba TNI-Polri dengan masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyebut, salah satunya mengenai kasus penembakan pendeta Yeremia Zanambani di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

“Selama ini, memang propaganda KKB selalu menyudutkan dan menyalahkan Polri dan TNI di sana,” kata Awi di Mabes Polri, Senin (28/9/2020).

Awi menerangkan, TNI-Polri telah membuat tim gabungan untuk mencari tahu KKB penembak pendeta Yeremia Zanambani. Tentunya, hasil investigasi akan diumumkan ke publik.

“Di sana sudah ada tim gabungan Polri dan TNI yang sedang melakukan penyelidikan. Kita sama-sama tunggu nanti hasilnya tentunya dari tim gabungan akan merilis,” ujar dia.

Tim Khusus

Sebelumnya, pemerintah melalui Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani menyampaikan bakal membentuk tim investigasi dengan melibatkan pihak gereja, masyarakat adat dan pemerintah daerah.

Jaleswari mengatakan, pemerintah berkomitmen menjaga hak keadilan dari almarhum sebagai warga negara Indonesia. Siapapun pihak yang bersalah akan ditindak tegas.

Dia mengatakan seruan dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Anggota DPR RI Dapil Papua, organisasi gereja dan masyarakat di Papua atas kasus ini, sudah diterima dengan baik oleh pemerintah. Jaleswari mengapresiasi peran aktif dari masyarakat Papua untuk penuntasan kasus ini.

“Pemerintah mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan sikap tenang dan bersama-sama menjaga perdamaian di tanah Papua,” tegas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Strategic Security Carried Out in Tembagapura After the Death of Abu Bakar Kogoya

Mimika- After the killing of Abu Bakar Kogoya who was shot by joint TNI-Polri officers from the Cartenz Peace Operations Task Force...

Pengamanan Strategis Dilakukan di Tembagapura Pasca Tewasnya Abu Bakar Kogoya

Mimika- Pasca tewasnya Abu Bakar Kogoya ditembak aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz pada 4 April 2024, aparat gabungan TNI-Polri...

The Acting Governor of Central Papua asks that the Nabire incident not be repeated

Jayapura- The Central Papua Provincial Government (Pemprov) asks that the Nabire incident not be repeated, therefore people who want to express their...

Pj Gubernur Papua Tengah minta insiden Nabire jangan terulang

Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta insiden Nabire jangan terulang, karena itu masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau demo agar melaksanakan...

Recent Comments