By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Berkat Pembatasan Internet, Papua Kondusif
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKeamanan dan Ketertiban

Berkat Pembatasan Internet, Papua Kondusif

SuaraNews Papua
Last updated: 25 Juni 2020 16:46
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com.- JAYAPURA- Kebijakan pemblokiran internet di Papua oleh pemerintah, tidak sepenuhnya salah.

Sebelumnya pada 19 Agustus 2019, pemerintah mengeluarkan kebijakan memperlambat akses bandwidth di 29 kota/kabupaten di Provinsi Papua Barat dan Papua. Dalam pembacaan pertimbangan, majelis hakim PTUN menyatakan, pemblokiran internet di Papua pada 2019 ini, melanggar undang-undang tentang keadaan berbahaya.

Mara menilai, bahwa langkah tersebut sudah tepat. Kata dia, dalam perspektif resolusi konflik kebijakan memutus akses jaringan internet merupaan kebijakan yang dapat mencegah dan dapat menyelesaikan konflik.“Sebagai salah satu putra Papua, saya berterima kasih kepada Presiden dan Keminkominfo dengan berani sudah mengambil kebijakan untuk membatasi internet. Papua tetap kondusif hingga hari ini,” ujar Mara dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/6).

“Terima kasih juga saya ucapkan atas pembangunan Palapa Ring timur yang menunjang aktivitas belajar mengajar yang dilakukan Papua,” ujar Mara.Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, bahwa pemerintah belum menentukan langkah hukum menindaklanjuti putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang memvonis Presiden Joko Widodo dan Menkominfo melanggar hukum atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat pada tahun lalu.

“Saya belum membaca amar putusannya. Kami menghargai putusan pengadilan, tapi kami juga mencadangkan hak hukum sebagai tergugat. Kami akan berbicara dengan jaksa pengacara negara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujar Menkominfo Johnny.

You Might Also Like

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

Tokoh Pemuda Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Penyampaian Aspirasi

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Hadir Menyapa dan Berbagi Bersama Masyarakat

TAGGED: Berkat Pembatasan Internet, Papua Kondusif
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sinergi Jasa Raharja dan Polda Papua Dukung Penanganan Covid-19
Next Article PAPUAKU-INDONESIA
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?