DOGIYAI — Perhatian terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Dogiyai kembali ditunjukkan Bupati Yudas Tebai, S.Pd., M.Si. Saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dogiyai, Selasa (18/8/2026), Bupati tidak hanya meninjau kondisi fasilitas rumah sakit, tetapi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para tenaga kesehatan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan sekaligus berbagai kendala yang dihadapi para dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi hingga petugas kebersihan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Usai berkeliling melihat sejumlah ruangan dan fasilitas rumah sakit, Yudas Tebai menghabiskan waktu sekitar empat jam untuk berdiskusi bersama para tenaga kesehatan. Dialog berlangsung secara terbuka dengan memberikan kesempatan kepada para petugas menyampaikan kebutuhan, keluhan, maupun masukan terkait pelayanan di RSUD Dogiyai.
Bupati Yudas Tebai mengatakan, komunikasi langsung dengan tenaga kesehatan penting dilakukan agar pemerintah daerah dapat memahami persoalan yang terjadi di lapangan secara lebih utuh.
“Saya datang ke sini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan. Apa yang masih kurang dan apa yang dibutuhkan, sampaikan kepada kami. Saya ingin saudara-saudari bisa bekerja dengan tenang dan profesional sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari kondisi peralatan kesehatan, ketersediaan obat dan kebutuhan medis, hingga fasilitas pendukung di lingkungan rumah sakit.
Selain persoalan sarana dan prasarana, Bupati juga mendengarkan masukan tenaga kesehatan mengenai kondisi kerja, beban tugas, jam pelayanan, serta aspek kesejahteraan yang dinilai turut berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Yudas, peningkatan mutu RSUD tidak dapat dilakukan hanya dengan membangun atau memperbaiki fasilitas fisik. Pemerintah juga perlu memastikan tenaga kesehatan mendapatkan lingkungan kerja yang memadai agar dapat menjalankan tugas secara optimal.
“Kita harus melihat rumah sakit ini secara menyeluruh. Bukan hanya bangunannya, tetapi juga alat kesehatan, obat-obatan, tenaga medis dan seluruh orang yang bekerja di dalamnya. Semua harus kita benahi secara bertahap,” katanya.
Menindaklanjuti aspirasi yang diterima, Bupati Dogiyai menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta perangkat daerah dan instansi terkait. Berbagai kebutuhan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan langkah perbaikan sesuai kemampuan anggaran.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan standar pelayanan RSUD Dogiyai menjadi bagian penting dalam menghadapi tuntutan masyarakat, termasuk persiapan menuju proses akreditasi rumah sakit.
“Ke depan, RSUD ini akan kita bangun dan benahi bersama-sama. Kekurangan yang ada akan kita lengkapi secara bertahap sesuai kemampuan daerah. Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus kita perjuangkan,” tegas Yudas Tebai.
Kunjungan tersebut mendapat respons positif dari para tenaga kesehatan. Kesempatan berdialog langsung dengan kepala daerah dinilai menjadi ruang penting untuk menyampaikan kondisi pelayanan secara terbuka sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
Melalui komunikasi langsung tersebut, Pemerintah Kabupaten Dogiyai berharap pembenahan RSUD dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, sehingga tenaga kesehatan dapat bekerja dengan lebih nyaman dan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik.
Bagi Pemerintah Kabupaten Dogiyai, perbaikan pelayanan kesehatan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan fasilitas, tetapi juga membangun lingkungan kerja yang mendukung para tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


