By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, BEM KSI Desak Pemerintah Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita UtamaHAMHukum&KriminalKAMTIBMAS

Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, BEM KSI Desak Pemerintah Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

SuaraNews Papua
Last updated: 14 Februari 2026 10:29
SuaraNews Papua 6 bulan ago
Share
SHARE

Surabaya – Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas serta menangkap pelaku penembakan pesawat sipil milik Smart Air yang terjadi di Papua Selatan.

Insiden penembakan pesawat Cessna PK-SNR tersebut terjadi saat proses pendaratan di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Peristiwa tragis itu mengakibatkan pilot Kapten Egon Erawan dan kopilot Kapten Baskoro meninggal dunia, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.

Koordinator Pusat BEM KSI, Charles Gilbert, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti pada penyelidikan awal semata. Ia meminta aparat keamanan bergerak cepat, profesional, dan transparan dalam membongkar pelaku serta jaringan yang terlibat.

“Ini bukan sekadar insiden keamanan biasa, tetapi tragedi kemanusiaan. Negara harus hadir secara tegas dengan mengusut tuntas dan memastikan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Charles, Kamis (12/2/2026).

Pesawat diketahui berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT dengan rute Tanah Merah–Koroway Batu. Saat hendak mendarat, pesawat ditembaki dari arah hutan sekitar bandara oleh orang tak dikenal.

BEM KSI menilai, jalur penerbangan perintis di Papua merupakan urat nadi mobilitas masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, guru, serta distribusi logistik. Karena itu, pengusutan menyeluruh dinilai penting tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sipil yang bergantung pada transportasi udara.

Selain mendesak pengungkapan pelaku, BEM KSI juga meminta pemerintah memperkuat pengamanan jalur penerbangan sipil di wilayah rawan serta memberikan perhatian dan pendampingan kepada keluarga korban.

BEM KSI menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan kasus ini sebagai bagian dari peran mahasiswa dalam memperjuangkan isu kemanusiaan dan keselamatan publik.

Sementara itu, aparat melalui Operasi Damai Cartenz telah melakukan pengamanan lokasi dan proses evakuasi korban. Pemerintah juga memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara serius guna mengungkap pelaku serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus secara transparan dan menyeluruh, sehingga keadilan bagi korban dapat ditegakkan dan keamanan penerbangan sipil semakin terjamin.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemprov Papua Tengah Perluas Perlindungan Kesehatan, 50 Ribu Warga Terdaftar JKN

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Shooting Incident in Papua Becomes Momentum to Strengthen National Aviation Security
Next Article Smart Air Aircraft Shooting in Papua: BEM KSI Urges Government to Fully Investigate and Arrest Perpetrators
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?