By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pemprov Papua Tengah mewujudkan pendidikan anak yang berkualitas
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Pemprov Papua Tengah mewujudkan pendidikan anak yang berkualitas

SuaraNews Papua
Last updated: 3 November 2025 17:45
SuaraNews Papua 10 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mewujudkan pendidikan yang berkualitas dengan memperkuat kolaborasi antarlembaga guna memastikan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang layak dan setara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah Nurhaida dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Sabtu, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi untuk mengimplementasikan, mengevaluasi, dan menyinkronkan program prioritas di bidang pendidikan dengan melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Melalui kegiatan itu kami mendorong adanya sinergi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Papua Tengah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” katanya.

Menurut Nurhaida, pihaknya juga terus berupaya menurunkan angka tidak sekolah di daerah tersebut melalui kolaborasi lintas sektor.

Dia menjelaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Papua Tengah juga telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk mendukung percepatan akses dan mutu pendidikan sebagai upaya melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Di mana salah satu keputusannya ialah perlu ada adanya peraturan gubernur (Pergub) tentang penetapan hari Kamis sebagai hari wajib menggunakan Noken dan hari wajib berbahasa daerah,” ujarnya.

Di menambah hal tersebut merupakan sebuah rujukan dari tas Noken yang telah diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO pada 2012 sehingga perlindungan terhadapnya menjadi hal yang penting.

“Kebijakan ini bertujuan untuk membangkitkan kebanggaan identitas budaya masyarakat asli Papua dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis tradisi lokal,” katanya lagi.

You Might Also Like

Resident Victim of Severe Assault in Dekai; Operation Damai Cartenz Police Task Force Pursues Perpetrator

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

Youth Forum Urges Papuan Youth to Create and Contribute to the Region

Forum Pemuda Ajak Generasi Muda Papua Berkarya dan Berkontribusi bagi Daerah

Tabi Customary Leader Proposes Dialogue as Solution to Papua Conflict

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article East Sentani Nutrition Fulfillment Service Unit Serves Free Nutritious Meal Program for Children on the Coast of Lake Sentani
Next Article Papua Tengah Provincial Government Strives to Provide Quality Education for Children
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?