By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pandemi Covid-19 di Papua, Guru Dituntut Kuasai Ilmu Teknologi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
kesehatanPemerintahanPendidikanPeristiwa

Pandemi Covid-19 di Papua, Guru Dituntut Kuasai Ilmu Teknologi

SuaraNews Papua
Last updated: 27 Agustus 2020 14:40
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com,Jayapura – Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, di masa pandemi Covid-19 dan para murid dan siswa -siswi masih belajar dari rumah, maka guru-guru dituntut menguasai ilmu teknologi (IT).

“ Pertama kita harus tau bahwa kita sedang menghadapi corona virus, maka semua guru dituntut untuk menguasai IT,”katanya di Jayapura (26/8).

Untuk itu, kegiatan in house training yang dilakukan akan sangat membantu guru guru untuk meningkatkan kapasitas mereka.

“ Mereka kan bisa mengukur kemapuan masing-masing dan kami berharap dalam pertemuan ini, mereka juga bisa menyampaikan hasil evaluasi terkait apa saja kendala atau kesulitan yang dialami,”jelasnya.

Agar ketika aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali aktif, hal-hal yang berkaitan dengan IT sudah kuasai, atau kalaupun masih diperpanjang karena Kot Jayapura belum mengizinkan untuk dibuka, para guru bisa mengatasi ketika ada persoalan dalam metode belajar dari rumah.

Sementara itu, Kepala SMA Gabungan, Sandra Grace Titihalawa menjelaskan, sekilahnya melaksanakan In House Training khusus bagi tenaga kependidikan atau tata usaha, berfokus kepada cara pengelolaan sistem informasi manajemen sekolah yang sudah dibuat aplikasinya agar semua informasi terbuka kepada masyarakat.

“Sehingga orang tua termasuk siswa bisa mengakses secara luas untuk mendapat informasi mengenai sarana prasaranan sekolah, pembayaran SPP dan lainnya,”tuturnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Gabungan, Mathias Wiran menyampaikan bahwa membangun pendidikan saat ini harus berbasis data elektronik. Data akan tersaji lengkap kalau tenaga kependidikan bekerja dengan sungguh sungguh.

Data itu sangat penting, jangan sampai pemerintah minta data kita tidak bisa sediakan data valid atau pake data yang sudah 5 tahun lalu. Makanya data juga harus diperbaharui. Kalau tidak punya data yang valid kita tidak bisa berbicara dengan pihak lain,”katanya.

You Might Also Like

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemprov Papua Tengah Perluas Perlindungan Kesehatan, 50 Ribu Warga Terdaftar JKN

Pendidikan Papua Terus Diperkuat, Pemprov Papua Selatan Kembangkan Asrama bagi Pelajar Orang Asli Papua

Tokoh Adat Dorong Peningkatan Literasi dan Pendidikan untuk Perkuat Peran Masyarakat Adat dalam Pembangunan

TAGGED: #dinasPendidikanpapua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Terima Kunjungan Binmas Noken Polri, Boni Telegen Kami Siap Jaga Keamanan Bersama Petugas Keamanan
Next Article Polsek Fakfak Barat Salurkan Beras Bantuan Kapolri Tahap 3 kepada Warga di 3 Kampung
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?