By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Direktur POHR, Thomas Ch. Syufi: KKB dan KKP Bicara HAM, Namun Langgar HAM
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&Kriminal

Direktur POHR, Thomas Ch. Syufi: KKB dan KKP Bicara HAM, Namun Langgar HAM

SuaraNews Papua
Last updated: 4 Maret 2025 12:54
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Jayapura, 2 Maret 2025 – Direktur Papua Observatory for Human Rights (POHR), Thomas Ch. Syufi, menyoroti tindakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP) di Papua. Ia menilai aksi yang dilakukan kelompok tersebut tidak mencerminkan perjuangan hak asasi manusia (HAM), melainkan justru bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM itu sendiri.

“Saya menilai perbuatan KKB dan KKP bukan memperjuangkan HAM, tapi justru melanggar HAM,” ujar Thomas dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut telah merugikan masyarakat sipil, termasuk perempuan dan anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan.

Menurut Thomas, perjuangan HAM seharusnya dilakukan dengan cara damai dan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan kekerasan yang justru menciptakan ketakutan di tengah masyarakat. “Jika benar mereka memperjuangkan HAM, seharusnya mereka mengedepankan dialog, bukan menggunakan senjata dan kekerasan yang justru menambah penderitaan rakyat Papua,” tegasnya.

Dalam pandangannya, kehadiran aparat keamanan di Papua menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat dari ancaman kekerasan. “Kami mendukung upaya menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Papua, di mana masyarakat dapat hidup dengan aman dan mendapatkan hak-haknya secara adil,” tambahnya.

Sementara itu, berbagai pihak terus mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk kekerasan yang dapat menghambat pembangunan serta kesejahteraan rakyat Papua. Pemerintah dan berbagai lembaga kemanusiaan juga terus berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik dengan pendekatan dialog dan pembangunan yang inklusif.

You Might Also Like

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Kecam Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo, Tokoh Papua Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Penegakan Hukum

Sejarah Mengajarkan Persatuan, Bukan Kekerasan: Saatnya Papua Menolak Aksi Balasan dan Mengedepankan Penyelesaian Berdasarkan Hukum

Satgas Operasi Damai Cartenz Limpahkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan dan Penembakan ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Laughter of Yalimo’s Children, a Symbol of Peace
Next Article POHR Director, Thomas Ch. Syufi: KKB and KKP Talk About Human Rights, But Violate Them
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?