By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Muhammadiyah Dukung Pendekatan Damai untuk Pembebasan Pilot di Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KAMTIBMAS

Muhammadiyah Dukung Pendekatan Damai untuk Pembebasan Pilot di Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 29 Februari 2024 23:34
SuaraNews Papua 2 tahun ago
Share
SHARE

Papua – Sekretaris Jenderal Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menyatakan dukungan terhadap upaya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) yang mengadopsi pendekatan gereja untuk menyelamatkan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

“Kami setuju dengan itu dan semua pendekatan damai, pendekatan non-militer, saya kira lebih dapat diterima oleh masyarakat Papua,” kata Abdul Mu’ti saat diwawancarai di kantor Muhammadiyah, Jakarta, pada malam tanggal 28 Februari 2024.

Menurut Abdul, pendekatan ini tepat karena mayoritas masyarakat Papua adalah penganut agama Kristen dan Katolik.

Dengan latar belakang ini, pendekatan melalui unsur keagamaan, yaitu gereja, dianggap lebih mudah diterima oleh masyarakat, khususnya para anggota KKB di Papua yang menyandera pilot tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Hadi Tjahjanto, bersama tiga tokoh asal Nduga, Papua, telah membahas upaya pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB Papua melalui pendekatan gereja.

“Mereka, tiga tokoh asal Nduga, juga ingin membantu, terutama dengan pendekatan gereja yang dapat membantu agar pilot Philip Merthens ini dapat segera dibebaskan,” kata Hadi saat ditemui di kantor Muhammadiyah, Jakarta.

Pendekatan gereja dipilih karena mayoritas penduduk di Papua menganut agama Kristen dan Katolik. Melalui pendekatan gereja, pihak berwenang dapat dengan mudah berkomunikasi dengan para pengepung untuk memastikan pembebasan pilot tersebut. Hadi tidak menjelaskan rincian teknis dari pendekatan gereja tersebut tetapi menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum direalisasikan.

“Ini masih dalam tahap pembicaraan dan semoga dari situ mereka juga dapat melakukan tindakan di lapangan,” kata Hadi. Pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens, telah disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak tanggal 7 Februari 2023, sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di Lapangan Terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Pesawat yang dikemudikan oleh pilot asal Selandia Baru tersebut kemudian dibakar oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Personnel of Operation Peace Cartenz-2026 Equip Themselves with Health Education, Forms of Concern for Member Readiness and Welfare

Personel Operasi Damai Cartenz-2026 Bekali Diri dengan Edukasi Kesehatan, Wujud Kepedulian terhadap Kesiapan dan Kesejahteraan Anggota

Kaops Damai Cartenz-2026 Tinjau Pos Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz di Sinak, Perkuat Pendekatan Humanis Bersama Masyarakat

TAGGED: Muhammadiyah Dukung Pendekatan Damai untuk Pembebasan Pilot di Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Principal of YPPK Santo Agustinus Elementary School, Mr. Albertus Ningdana, S.Ag. : Thank you to the security personnel who had time to come to our school
Next Article Muhammadiyah Supports a Peaceful Approach for the Release of Pilots in Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?