By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Dinkes Kota Jayapura Gandeng Jurnalis Perkuat Edukasi Pencegahan HIV/AIDS dan TBC
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Dinkes Kota Jayapura Gandeng Jurnalis Perkuat Edukasi Pencegahan HIV/AIDS dan TBC

SuaraNews Papua
Last updated: 15 Juni 2026 10:21
SuaraNews Papua 2 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jayapura terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS serta tuberkulosis (TBC) melalui kolaborasi dengan insan media. Langkah tersebut diwujudkan dengan menggelar sosialisasi bagi para jurnalis guna meningkatkan kapasitas informasi media dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Juliana Napitupulu, mengatakan media massa memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan jurnalis dinilai penting untuk menyamakan persepsi dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan TBC melalui pemberitaan yang konstruktif.

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap para jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS serta TBC,” ujar Juliana dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Jayapura, Jumat.

Menurutnya, penyebaran HIV/AIDS dan TBC di Kota Jayapura hingga saat ini masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Selain melalui pelayanan kesehatan, upaya pencegahan juga harus diperkuat melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, deteksi dini, serta pentingnya pengobatan yang berkelanjutan.

Data Dinas Kesehatan Kota Jayapura menunjukkan bahwa hingga trimester pertama tahun 2026, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Kota Jayapura mencapai 11.235 kasus. Angka tersebut meningkat dibandingkan akhir tahun 2025 yang tercatat sebanyak 10.946 kasus. Kondisi ini menempatkan Kota Jayapura sebagai daerah dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi di Provinsi Papua.

Dinkes menilai peningkatan kasus tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan dan edukasi harus terus ditingkatkan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media massa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Jayapura, Yusnita Pabeno, menjelaskan bahwa HIV/AIDS dan TBC merupakan dua penyakit yang memiliki keterkaitan erat. Infeksi HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan risiko seseorang terkena TBC, sementara infeksi TBC pada penderita HIV berpotensi mempercepat penurunan kondisi kesehatan.

“HIV/AIDS dan bakteri TBC merupakan kombinasi infeksi yang saling memperparah penurunan sistem kekebalan tubuh manusia. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kesakitan hingga kematian apabila tidak ditangani dengan baik,” jelas Yusnita.

Ia menambahkan bahwa deteksi dini, kepatuhan menjalani pengobatan, serta dukungan keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam menekan penyebaran kedua penyakit tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan apabila memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang mengarah pada HIV/AIDS maupun TBC.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Dinas Kesehatan Kota Jayapura berharap media dapat menjadi mitra utama dalam menyebarkan informasi yang benar dan mengurangi stigma terhadap penderita HIV/AIDS maupun TBC. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya pencegahan, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pengobatan yang tepat guna menekan angka penyebaran penyakit menular di Kota Jayapura.

Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat sekaligus mempercepat upaya pengendalian HIV/AIDS dan TBC di Kota Jayapura.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemprov Papua Tengah Perluas Perlindungan Kesehatan, 50 Ribu Warga Terdaftar JKN

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

TAGGED: Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Task Force Operation Peace Cartenz 2026 Provides Medical Assistance to Residents in Remote Papua Highlands
Next Article Jayapura City Health Department Collaborates with Journalists to Strengthen HIV/AIDS and TB Prevention Education
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?