Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus mendorong upaya pelestarian lingkungan melalui program “Hijaukan Lembah” yang difokuskan pada penghijauan sejumlah kawasan di wilayah Papua Pegunungan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi dampak kerusakan lingkungan.
Ketua Tim Ahli Gubernur Papua Pegunungan, Paul Wetipo, mengatakan bahwa program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan tutupan vegetasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai sumber kehidupan bersama.
Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas lingkungan, hingga tokoh masyarakat, menjadi faktor penting dalam menyukseskan gerakan penghijauan tersebut. Melalui penanaman pohon secara berkelanjutan, pemerintah berharap kondisi lingkungan yang mengalami penurunan kualitas dapat dipulihkan secara bertahap.
“Pelestarian lingkungan membutuhkan partisipasi seluruh pihak. Karena itu, program ini kami dorong agar menjadi gerakan bersama yang mampu membangun budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat,” ujar Paul.
Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menegaskan bahwa perlindungan hutan dan lingkungan hidup merupakan bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan di Papua Pegunungan. Menurutnya, keberadaan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam serta mendukung kehidupan masyarakat di wilayah pegunungan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperluas berbagai program penghijauan dan rehabilitasi lahan guna menjaga kelestarian sumber daya alam yang dimiliki Papua Pegunungan.
Melalui program “Hijaukan Lembah”, Pemprov Papua Pegunungan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga upaya pelestarian alam dapat berjalan secara berkesinambungan demi kepentingan generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.


