By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tokoh Adat Papua Tegaskan Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Imbauan

Tokoh Adat Papua Tegaskan Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik

SuaraNews Papua
Last updated: 30 Mei 2026 01:08
SuaraNews Papua 3 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura – Tokoh Adat Papua sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Arnold Awi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Tanah Papua dengan menghentikan segala bentuk aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

Dalam keterangannya di Jayapura, George Arnold Awi menegaskan bahwa fasilitas publik merupakan aset bersama yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga tidak seharusnya dijadikan sasaran dalam konflik maupun aksi kekerasan.

Ia mengatakan bahwa sekolah, puskesmas, rumah sakit, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas umum lainnya dibangun untuk kepentingan masyarakat luas dan harus dijaga keberlangsungannya demi masa depan generasi Papua.

“Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil,” ujar George Arnold Awi.

Menurutnya, konflik yang berujung pada perusakan fasilitas umum hanya akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat sipil, terutama anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mengedepankan dialog, persaudaraan, dan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di daerah.

George Arnold Awi menekankan bahwa keamanan dan kedamaian merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan di Papua agar masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, dan sejahtera.

Selain itu, dirinya berharap seluruh pihak dapat menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas, khususnya menjelang berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat di Papua.

Ajakan tersebut mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk kepedulian tokoh adat terhadap pentingnya menjaga persatuan dan melindungi kepentingan masyarakat luas dari dampak konflik berkepanjangan di wilayah Papua.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

Rayakan HUT ke-81 RI dengan Damai, Papua Bagian dari Kebersamaan Indonesia

Polri Tegaskan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas, Ancaman Kekerasan Tidak Dapat Dibenarkan

TAGGED: #kamtibmas, #papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Papuan Community Leader Appreciates the Role of the Carstensz Peace Task Force in Maintaining Security Stability
Next Article Empat WNA Asal China Ditahan, Kemenhut Bongkar Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hutan Nabire
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?