By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Depapre Menuju Pusat Perikanan Papua, Gubernur Mathius D. Fakhiri Pastikan Hak Ulayat Aman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
ApresiasiBerita Utama

Depapre Menuju Pusat Perikanan Papua, Gubernur Mathius D. Fakhiri Pastikan Hak Ulayat Aman

SuaraNews Papua
Last updated: 4 Mei 2026 09:05
SuaraNews Papua 4 bulan ago
Share
SHARE

Jayapura — Dukungan terhadap rencana pengembangan Distrik Depapre sebagai pusat perikanan mulai menguat dari akar rumput. Para ondoafi bersama masyarakat di wilayah tersebut menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat aktif dalam pembangunan, selama hak ulayat tetap dihormati.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, dengan tokoh adat dan warga di Kampung Waiya, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (29/4/2026).

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus harapan agar pembangunan sektor perikanan tidak mengabaikan nilai adat dan sejarah yang telah lama melekat di wilayah tersebut. Para ondoafi sebagai pemegang hak ulayat menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Fakhiri memastikan bahwa pemerintah tidak akan mengambil alih kepemilikan tanah masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan semata-mata untuk membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Pemerintah tidak memiliki hak untuk tanah itu, kami cuma buka. Tanah itu tetap menjadi hak milik masyarakat,” tegasnya.

Pendekatan dialogis yang dilakukan pemerintah mendapat respons positif dari masyarakat. Sikap saling terbuka ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat adat.

Rencana menjadikan Depapre sebagai pusat perikanan tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan semata, tetapi juga sebagai peluang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan taraf hidup melalui pemanfaatan potensi laut yang melimpah.

Selain membuka lapangan kerja, pengembangan sektor perikanan di Depapre diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah satu wilayah dengan potensi kelautan terbesar di Indonesia.

Dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat, pembangunan di Depapre diarahkan agar berjalan inklusif, berkelanjutan, serta tetap menghormati nilai-nilai lokal yang menjadi identitas masyarakat setempat.

You Might Also Like

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

TAGGED: Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article The Cartenz Peace Operations Task Force Holds a Dialogue and Sambang Patrol to SDN Bale, Strengthens Humanist Closeness with the Community
Next Article Depapre Goes to Papua Fisheries Center, Governor Mathius D. Fakhiri Makes Sure Ulayat’s Rights Are Safe
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?