By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Kepala Suku Wikaya Keerom Ajak Warga Papua Jaga Keutuhan NKRI dan Fokus Sambut Natal dengan Damai
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Kepala Suku Wikaya Keerom Ajak Warga Papua Jaga Keutuhan NKRI dan Fokus Sambut Natal dengan Damai

SuaraNews Papua
Last updated: 5 Desember 2025 14:34
SuaraNews Papua 9 bulan ago
Share
SHARE

JAYAPURA— Kepala Suku Wikaya Keerom, Herman Albert Yoku, menyerukan kepada seluruh masyarakat Papua untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak terprovokasi oleh gerakan atau kelompok yang dianggap berupaya merongrong stabilitas nasional. Ia menegaskan bahwa status Papua sebagai bagian dari Indonesia telah sah secara hukum internasional. (Jumat/5/12/2025).

Herman menegaskan bahwa integrasi Papua ke dalam NKRI telah selesai sejak tahun 1963, dan dipertegas melalui Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969 yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, gerakan seperti Melanesia Barat, KNPB, dan ULMWP merupakan faksi yang tidak memiliki legitimasi.

“Semua kegiatan yang dibuat baik Melanesia Barat, KNPB dan ULMWP, semua adalah faksi-faksi yang tidak jelas. Papua sudah selesai persoalannya. Tidak ada ruang dan tidak akan didengar PBB,” tegasnya.

Ia juga menyinggung isu hak asasi manusia (HAM) yang kerap dikaitkan dengan agenda kelompok tersebut jelang peringatan Hari HAM Sedunia. Herman menilai upaya itu hanya memanfaatkan momentum untuk menciptakan kegaduhan, dan ia menolak narasi bahwa terjadi pelanggaran HAM sistematis di Papua.

“Tidak ada pelanggaran HAM yang terjadi. Jangan mengaitkan Hari HAM Sedunia ke dalam NKRI, karena setiap negara punya aturan hukum,” ujarnya.

Lebih jauh, Herman mengimbau masyarakat Papua untuk tetap beraktivitas seperti biasa, baik pelaku usaha, ASN, TNI-Polri maupun masyarakat umum, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlibat kegiatan yang bertentangan dengan hukum, termasuk aksi kerumunan yang berujung ricuh seperti insiden konser beberapa waktu lalu.

“Jangan kita membuat kegiatan yang dilarang. Bagi pecinta konser jangan membuat onar. Itu menjadi tanggung jawab keamanan dan panitia,” ucapnya.

Menutup pernyataan, Herman mengajak seluruh umat Nasrani di Papua menyambut Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2026 dengan damai, saling menghormati, serta menjaga persatuan.

“Harapan saya di bulan penuh damai ini mari hidup berdampingan dan bersama. Jadilah warga negara yang baik, cintailah Republik Indonesia yang dikasihi Tuhan,” pungkasnya.

You Might Also Like

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Pemprov Papua Tengah Perluas Perlindungan Kesehatan, 50 Ribu Warga Terdaftar JKN

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

TAGGED: Kepala Suku Wikaya Keerom Ajak Warga Papua Jaga Keutuhan NKRI dan Fokus Sambut Natal dengan Damai
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article World Noken Day, Papua Provincial Government Encourages Use of Noken in All Official Activities
Next Article Tokoh Adat Papua Tolak Keras Aksi Separatis, Imbau Jaga Stabilitas Keamanan
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?