By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Dua Pekerja Gaharu Tewas Dibunuh OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo Perkuat Perlindungan Warga Pedalaman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Dua Pekerja Gaharu Tewas Dibunuh OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo Perkuat Perlindungan Warga Pedalaman

SuaraNews Papua
Last updated: 1 Desember 2025 16:48
SuaraNews Papua 9 bulan ago
Share
SHARE

Yahukimo — Rasa duka menyelimuti wilayah Kabupaten Yahukimo setelah dua warga sipil yang bekerja sebagai pencari kayu gaharu menjadi korban pembunuhan brutal oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK). Insiden tragis ini terjadi di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, dan langsung memicu respons cepat dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo.

Dua korban yang meninggal dunia adalah:

  1. Sugianto (43)
  2. Hardiyanto (39)

Sementara itu, dua korban selamat yang berhasil melarikan diri adalah:

  1. Nur Asyah (istri almarhum Sugianto)
  2. Alias (saudara Nur Asyah)

Keempatnya merupakan satu keluarga yang telah tinggal dan bekerja di Kampung Bor selama sekitar lima tahun, mengandalkan pendapatan dari pencarian kayu gaharu dan membuka kios sembako untuk warga sekitar.

Informasi awal diperoleh dari keterangan saksi berinisial E Sekitar pukul 18.05 WIT, ia menerima panggilan telepon dari Alias yang melaporkan bahwa sekelompok OTK datang ke lokasi camp dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Situasi berubah mencekam, memaksa korban dan keluarga berusaha melarikan diri ke hutan.

Alias dan dua anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri, namun dua korban lainnya tidak mampu melawan kecepatan dan kekerasan para pelaku.

Pada pukul 21.30 WIT, Alias kembali menghubungi saksi E dan melaporkan bahwa jenazah kedua korban telah berhasil dievakuasi menggunakan perahu fiber menuju Kota Agats, Kabupaten Asma perjalanan panjang yang memakan waktu sekitar tujuh jam dalam gelapnya malam di pedalaman Papua.

Insiden ini langsung direspons cepat oleh jajaran Satgas Operasi Damai Cartenz. Kepala Operasi, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengungkap pelaku, motif, dan memastikan keamanan masyarakat di Distrik Sumo dan sekitarnya.

“Tim telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan tempat kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini dan memastikan rasa aman bagi masyarakat.”

Beliau juga menekankan bahwa kejadian ini menunjukkan adanya ancaman nyata bagi warga yang bekerja di wilayah terpencil, sehingga negara harus hadir dengan langkah cepat, terukur, dan profesional.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa intensitas patroli dan pengawasan rute pergerakan masyarakat segera ditingkatkan.

“Patroli dan pemantauan jalur pergerakan masyarakat sudah kami tingkatkan. Koordinasi terus dilakukan dengan Polres Yahukimo untuk menjaga stabilitas kamtibmas pascakejadian.”

Satgas Operasi Damai Cartenz menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Tragedi ini bukan hanya sebuah kejahatan, tetapi juga pukulan bagi stabilitas sosial dan rasa aman masyarakat yang menggantungkan hidup di wilayah pedalaman.

Keempat korban selama ini dikenal sebagai keluarga pekerja keras yang hidup damai dan membangun usaha kecil untuk membantu kebutuhan warga setempat.

Satgas menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan pelaku kekerasan berkeliaran dan mengancam keselamatan warga.

“Kami pastikan penegakan hukum akan terus dilakukan hingga para pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kaops Damai Cartenz.

Dengan langkah cepat aparat keamanan, Satgas Ops Damai Cartenz berharap masyarakat merasa bahwa negara hadir dan tidak tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan. Peningkatan pengamanan, penyelidikan intensif, dan kehadiran petugas di lapangan diharapkan menjadi angin segar bagi warga di wilayah Distrik Sumo dan daerah pedalaman lainnya.

You Might Also Like

Resident Victim of Severe Assault in Dekai; Operation Damai Cartenz Police Task Force Pursues Perpetrator

Warga Jadi Korban Penganiayaan Berat di Dekai, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

Youth Forum Urges Papuan Youth to Create and Contribute to the Region

Forum Pemuda Ajak Generasi Muda Papua Berkarya dan Berkontribusi bagi Daerah

Tabi Customary Leader Proposes Dialogue as Solution to Papua Conflict

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jayapura Police Deploys 250 Personnel for Security Ahead of December 1
Next Article Two Gaharu Workers Killed by OTK in Yahukimo, Task Force Pecae Cartenz together with Yahukimo Police Strengthens the Protection of Inland Residents
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?