By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Forum Komunikasi dan Aspirasi Anggota DPR dan DPD dari Papua Minta Pemerintah Hentikan Pendekatan Militer dalam Penanganan Konflik di Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kesejahteraan

Forum Komunikasi dan Aspirasi Anggota DPR dan DPD dari Papua Minta Pemerintah Hentikan Pendekatan Militer dalam Penanganan Konflik di Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 29 Mei 2025 00:40
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Jakarta – Forum yang terdiri dari anggota DPR dan DPD dari daerah Papua di MPR RI, yang dikenal sebagai FOR Papua MPR, mengusulkan agar pemerintah menghentikan penggunaan pendekatan keamanan dengan mengerahkan aparat TNI dan Polri dalam menyikapi konflik yang berlangsung di Papua.

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, menyampaikan bahwa usulan tersebut muncul sebagai tanggapan terhadap kondisi konflik bersenjata yang terjadi belakangan ini. Ia berpendapat bahwa kehadiran aparat keamanan di Papua belum mampu meredakan ketegangan dan malah menambah jumlah korban, baik dari pihak aparat maupun masyarakat sipil.

Yorrys menegaskan bahwa konflik di Papua bukanlah masalah baru, karena sudah berlangsung selama hampir tujuh dekade. Ia menekankan bahwa akar permasalahan tidak semata-mata soal pembangunan atau ekonomi, tetapi lebih kepada aspek politik yang perlu mendapat perhatian serius.

Menurutnya, semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun solusi guna menyelesaikan konflik di Bumi Cenderawasih. Ia juga menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto sebaiknya mengambil langkah-langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga legislator dari Papua yang memiliki jaringan dengan kelompok separatis dapat turut berperan.

Selain itu, Yorrys menyoroti munculnya masalah pengungsian dan ketidakpastian warga di beberapa wilayah Papua sebagai indikator penting yang harus menjadi perhatian pemerintah pusat. Ia berharap strategi yang selama ini diterapkan dapat dievaluasi secara kritis agar solusi yang diambil lebih efektif dan manusiawi.

You Might Also Like

Pemerintah Didorong Percepat Pemulihan Pascakonflik di Jayawijaya

Task Force Operation Peace Cartenz Receives 2,500 Packages of Bags and Stationery for Papuan Children

Satgas Operasi Damai Cartenz Terima 2.500 Paket Tas dan Alat Tulis untuk Anak-anak Papua

Jayapura Community Figures Condemn Violent Actions at the Baliem Valley Cultural Festival

Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

TAGGED: HUMANIS, Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ops Peace Cartenz-2025 Strengthens Community Bonds and Inspires Children in Kulirik
Next Article Jakarta – The forum consisting of members of the DPR (House of Representatives) and DPD (Regional Representative Council) from Papua, known as FOR Papua MPR, has proposed that the government cease employing security-based approaches by deploying TNI and Polri personnel to address the ongoing conflict in Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?