By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pilot Selandia Baru Tewas Ditembak di Papua, Amnesty International: Pelanggaran Berat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Pilot Selandia Baru Tewas Ditembak di Papua, Amnesty International: Pelanggaran Berat

SuaraNews Papua
Last updated: 10 Agustus 2024 19:21
SuaraNews Papua 2 tahun ago
Share
SHARE

Papua – Amnesty International Indonesia mengutuk keras insiden penembakan yang menewaskan pilot asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, di Distrik Alama, Papua. Menurut Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional.“Pembunuhan di luar hukum ini jelas merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” tegas Usman dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (8/8/2024).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 5 Agustus 2024, ketika Glen Conning tengah mengemudikan helikopter yang mengangkut sejumlah warga ke Distrik Alama. Namun, perjalanan mereka dihadang oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Setelah itu, Glen ditembak oleh kelompok tersebut dan jasadnya ditinggalkan di dalam helikopter yang kemudian dibakar.

Usman Hamid menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dalam situasi konflik. Ia mengingatkan bahwa serangan yang sengaja menargetkan warga sipil tidak dapat ditoleransi. “Semua pihak yang terlibat dalam konflik berkepanjangan di Papua harus menghindari pembunuhan warga sipil dan menjaga prinsip-prinsip dasar kemanusiaan,” ujar Usman.

Usman juga menyerukan agar pihak berwenang segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden ini dan membawa pelakunya ke pengadilan. “Mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini harus diadili, dan langkah-langkah pencegahan perlu diambil untuk menghindari terulangnya peristiwa serupa di masa depan,” tambahnya.

Kronologi kejadian berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa helikopter yang dipiloti oleh Glen Malcolm Conning dicegat oleh kelompok bersenjata TPNPB sekitar pukul 09.30 WIT. Pilot dan penumpang kemudian dipaksa turun dan dikumpulkan di lapangan dekat lokasi pendaratan. Setelah itu, kelompok TPNPB melakukan pembunuhan terhadap pilot dan kemudian membakar helikopter beserta jenazahnya. Informasi ini diperoleh dari saksi berinisial D, menurut keterangan Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Bayu Suseno.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jokowi Says Papua Has Huge Potential for Industry and Creative Economy

TAGGED: Amnesty International: Pelanggaran Berat, Pilot Selandia Baru Tewas Ditembak di Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Papuan Youth Leader Urges People Not to Be Provoked by Call for Demonstration 15 August 2024
Next Article New Zealand Pilot Killed in Papua: Amnesty International Condemns as Grave Violation
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?