By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Plt. Sekjen Kemhan Soal KKB: Pemerintah harus Tegas Hadapi Separatis Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Berita Utama

Plt. Sekjen Kemhan Soal KKB: Pemerintah harus Tegas Hadapi Separatis Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 9 Juli 2024 21:58
SuaraNews Papua 2 tahun ago
Share
SHARE

Jakarta – Mewakili Menhan Prabowo, Pelaksana Tugas Sekjen Kemhan Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., M.S.P menghadiri Seminar Nasional Sejarah TNI Angkatan Laut Tahun 2024, dengan tema “Perspektif Histori Indonesia Dalam Penyelesaian Konflik Laut Natuna Utara dan Papua”, Senin (8/7), di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sebagai keynote speaker pada seminar yang dihadiri Kasum TNI, Wakasal, Kepala Bakamla, Waka BRIN, dan Sekjen Wantannas, Tenaga Ahli Komisi I DPR, serta para narasumber, Plt. Sekjen menjelaskan sejarah singkat tentang kepemilikan atas perairan Natuna sebagai kawasan penghubung wilayah Nusantara dengan kawasan di Asia Tenggara dan Asia Timur dan sesuai UNCLOS, Indonesia telah mempunyai hak berdaulat di perairan Laut Natuna Utara berupa ZEE dan landas kontinen.

“Untuk itu, kita perlu mengkaji berbagai aspek dalam menyelesaikan permasalahan konflik ini. Salah satunya dari perspektif kesejarahan dengan harapan dapat memberikan masukan atau jawaban dari permasalahan di Laut Natuna Utara dan Papua,” kata Menhan.

Selain konflik di Laut Natuna Utara, Indonesia juga dihadapkan kepada permasalahan di Papua. Papua masih dilanda persoalan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang ditimbulkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Konflik di wilayah tersebut memiliki akar masalah yang kompleks dan beragam, termasuk serangan terhadap warga sipil, aparat keamanan, dan infrastruktur.

Sejarah memberikan gambaran bagaimana membangun sebuah negara dan bangsa menjadi sebuah entitas besar dengan satu komitmen di tengah kebhinekaan. Laut Natuna Utara dan Papua merupakan ujian integritas nasional Indonesia dengan aspek permasalahan yang berbeda. Laut Natuna Utara menghadapi permasalahan kedaulatan wilayah yang ancamannya berasal dari eksternal Indonesia. Adapun permasalahan Papua lebih bersifat internal meskipun dalam beberapa hal juga dipengaruhi oleh faktor eksternal.

Dalam penanganan masalah Papua, Donny Ermawan mengatakan bahwa pemerintah telah membuat UU tentang Otonomi Khusus dan membangun infrastruktur berupa jalan dari Arfak menuju Manokwari.

“Pancasila, dan pemerintah harus mengambil tindakan tegas untuk menjaga persatuan dan mengatasi gerakan separatis di Papua,” kata Plt. Sekjen Kemhan.

You Might Also Like

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Bripda Jhon Galu Situmorang Terluka Ditembak di Tolikara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Kembangkan Penyelidikan

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Jokowi Says Papua Has Huge Potential for Industry and Creative Economy

TAGGED: Plt. Sekjen Kemhan Soal KKB: Pemerintah harus Tegas Hadapi Separatis Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Central Mamberamo PPD: We Refuse Intervention in Elections
Next Article Acting Secretary General of the Ministry of Defense on KKB: Government Must Take Firm Action Against Papuan Separatists
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?