By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tolak Referendum, Warga Papua Bakar Bendera Bintang Kejora
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKeamanan dan Ketertiban

Tolak Referendum, Warga Papua Bakar Bendera Bintang Kejora

SuaraNews Papua
Last updated: 1 Desember 2020 14:01
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. wamena. Menjelang aksi yang akan dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), organisasi yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) menuntut adanya referendum, disambut dengan maraknya aksi pembakaran bendera bintang kejora. Aksi pembakaran bendera terlarang di NKRI tersebut dilakukan oleh ratusan warga, bertempat di Wamena, Papua Minggu (29/11/2020).

Koordinator aksi Salmon Walilo dalam orasinya di depan kantor Bupati Jayawijaya mengatakan, tidak ada referendum bagi Papua. Ia menegaskan Papua adalah bagian dari Indonesia yang tak terpisahakan.

“Rakyat Papua tak butuh referendum, karena rakyat sudah merdeka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Sementara warga lain, Alex Logo dalam orasinya mengatakan, peristiwa kerusuhan yang kerap terjadi di Papua, lebih banyak akibat ulah KNPB. Ia menegaskan, sebagai bagian dari masyarakat adat Papua, dirinya menolak keberadaan KNPB yang ada di Papua, khususnya di Jayawijaya dan wilayah pegunungan Tengah Papua.

“Saya tolak KNPB, mereka organisasi tak jelas yang hanya menciptakan keresahaan di Papua,” ujarnya.

Alex Logo bersama Barisan Merah Putih serta semua warga Papua menegaskan akan terus mengawasi aktivitas KNPB khususnya di wilayah Pegunungan. Dikatakan lagi, pihaknya akan memonitor setiap pergerakan KNPB.

“Kami akan monitor setiap kegiatan mereka, kalau perlu kami akan tindak tegas mereka,” ucap dia.

Setelah berorasi, massa kemudian melakukan aksi pembakaran terhadap bendera bintang kejora dan KNPB. Namun tidak berapa lama kemudian aksi itu dibubarkan polisi.

You Might Also Like

Wabup Mimika: Tenang, Percayakan Aparat, Jila Segera Pulih

Bripda Jhon Galu Situmorang Injured in Shooting in Tolikara, Operation Peace Cartenz Task Force Develops Investigation

Case Review Results: Task Force Operation Peace Cartenz and Yahukimo Police Develop Law Enforcement in the Murder Case of the Late Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Hasil Gelar Perkara, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Kembangkan Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

TAGGED: Tolak Referendum, Warga Papua Bakar Bendera Bintang Kejora
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sambut Bulan Kasih, 2.738 Personil Polda Papua Barat Disebar Menjamin Kamtibmas
Next Article 500 Relawan Papua Ikuti Pelatihan yang Digelar Bidang Koordinasi Relawan COVID-19
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?