By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Polisi Bermain Sambil Belajar bersama Anak-anak Jemaat Gereja GPDI Agape
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Polisi Bermain Sambil Belajar bersama Anak-anak Jemaat Gereja GPDI Agape

SuaraNews Papua
Last updated: 31 Agustus 2022 23:06
SuaraNews Papua 4 tahun ago
Share
SHARE

YAHUKIMO – Bermain sambil belajar merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk anak-anak. Metode ini juga yang diimplementasikan pada program Si Ipar atau Polisi Pi Ajar, yang diinisiasi jajaran Operasi Damai Cartenz 2022 di Papua.

Kali ini, pada Rabu (31/8/2022), personel Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022 melanjutkan pembelajaran pengenalan huruf dan angka kepada anak-anak Jemaat Gereja GPDI Agape, di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Anggota Satgas Binmas Yahukimo, Ipda I Made Budi Dumariawan, A.md., S.H., menjelaskan, belajar-mengajar ini dimulai sekira pukul 9 WIT pagi di Jalan Poros Logpon Km. 4, Kompleks Gereja GPDI Agape, Distrik Dekai, Yahukimo.

Personel yang mengajar berupaya membangun suasana yang ceria namun tetap mendapat atensi dari anak-anak. Personel pun kemudian mengajak anak-anak belajar sambil bernyanyi dan bermain, yang mengedepankan pengenalan huruf dan angka.

“Kami beri pertanyaan seputar angka dan huruf untuk mengingat kembali yang sudah diajarkan oleh anggota Satgas Binmas sebelumnya, lalu kami minta mereka menulis. Terlihat, anak-anak ini sudah mulai mengenal huruf dan angka,” beber Ipda I Made.

Terpisah, Kasatgas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, berharap dengan metode pembelajaran yang dilakukan Satgas Binmas yang menyenangkan ini dapat memberi motivasi dan semangat belajar anak-anak di Bumi Cendrawasih.

“Perkembangan anak-anak cukup signifikan, ke depannya mereka akan bisa membaca dan berhitung, dan menjadi anak Papua yang cerdas,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Pendidikan Papua Terus Diperkuat, Pemprov Papua Selatan Kembangkan Asrama bagi Pelajar Orang Asli Papua

Tokoh Adat Dorong Peningkatan Literasi dan Pendidikan untuk Perkuat Peran Masyarakat Adat dalam Pembangunan

Pemprov Papua Tengah Siapkan Rp77,84 Miliar untuk Program Pendidikan Gratis Tahun 2026

Program Sekolah Gratis Papua Tengah Kini Menjangkau SMP, Puluhan Ribu Siswa Jadi Penerima Manfaat

Generasi Muda Papua Tempuh Pendidikan Agraria untuk Dukung Pembangunan Daerah

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pantau Perkembangan, Binmas Noken Yahukimo Lakukan Pengecekan Spot Ternak Babi
Next Article Bentuk Pengabdian Polri Secara Konsisten, Menggelar SI IPAR untuk Masyarakat Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?