By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Senyum dari Pantai Timur Papua: Dua Srikandi Polri Menyapa Warga Ansudu
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Senyum dari Pantai Timur Papua: Dua Srikandi Polri Menyapa Warga Ansudu

SuaraNews Papua
Last updated: 5 Agustus 2025 20:13
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Sarmi, Papua — Senyum hangat dan sapaan ramah mewarnai Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Senin (4/8/2025). Dua personel wanita Satgas Operation Peace Cartenz 2025 hadir, bukan untuk patroli bersenjata, melainkan membawa harapan melalui layanan kesehatan dan sentuhan kemanusiaan.

Mereka adalah First Police Inspector (IPDA) dr. Chintya Widodo dan Police Brigadier First Class (BRIPKA) Ita Sombo Allo. Kehadiran keduanya disambut antusias warga, terutama anak-anak yang berlarian gembira menyambut para “Srikandi” Polri ini.

Di balai kampung, dr. Chintya memeriksa kesehatan para lansia, memberi arahan medis, dan memastikan setiap warga yang datang merasa diperhatikan. Sementara itu, BRIPKA Ita memilih duduk lesehan bersama anak-anak, membagikan bingkisan, bercerita, dan mengajak mereka bermain sambil menanamkan pesan sederhana bahwa polisi adalah sahabat, bukan sosok yang menakutkan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari misi humanis Operation Peace Cartenz 2025, yang tak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.

Head of Peace Operation Cartenz 2025, Brigadier General of Police Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Deputy Head of Operation, Chief Commissioner of Police Adarma Sinaga, S.Sos., S.I.K., M.Hum., memberikan apresiasi khusus. “Mereka bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga penggerak kemanusiaan di Papua. Inilah wajah lain dari Operation Peace Cartenz—wajah yang mengedepankan empati,” ungkapnya.

Head of Public Relation, Chief Commissioner of Police Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan pentingnya peran polwan dalam misi ini. “Kehadiran mereka membangun jembatan kepercayaan antara Polri dan masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum perempuan. Pendekatan seperti ini adalah kunci untuk menciptakan Papua yang aman dan damai,” ujarnya.

Hingga sore hari, IPDA dr. Chintya dan BRIPKA Ita masih melayani warga tanpa lelah. Senyum mereka menjadi penegas bahwa pengabdian tak selalu berarti berada di garis depan konflik—kadang, pengabdian terbaik hadir melalui tangan yang menolong dan hati yang mendengar.

You Might Also Like

Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Pastikan Keamanan dan Kelancaran Jalannya Upacara

81st Independence Day Ceremony in Yahukimo Held Peacefully, Damai Cartenz Task Force Ensures Security

Skouw Sae Residents Celebrate Indonesia’s 81st Independence Day with Social Service and Children’s Games

Warga Skouw Sae Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Bakti Sosial dan Lomba Anak

Charles Kossay: Advancing Papua Means Strengthening Indonesia from the East

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article From the Eastern Coast of Papua, Two Female Police Officers Bring Hope
Next Article Smiles from the Eastern Coast of Papua: Two Police Heroines Reach Out to the People of Ansudu
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?