By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Pendeta Yones Vs Pendeta Beni Giyai dan Petrus Done Masih Berlanjut
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Agama

Pendeta Yones Vs Pendeta Beni Giyai dan Petrus Done Masih Berlanjut

SuaraNews Papua
Last updated: 28 Juli 2020 22:33
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com- JAYAPURA – Prihal logo KINGMI  yang dipakai GKII dan GKIP hingga saat ini masih terus berlangsung di rana kepolisian, usai Pendeta Yones melaporkan Pendeta Beni Giay dan Petrus Done kepihak Polda Papua beberapa waktu lalu.

Pendeta Yones menyampaikan jalur hukum yang diambilnya tidak lain agar GKII dan GKIP tidak lagi memakai logo tersebut, mengingat logo tersebut sah milik KINGMI berdasarkan pengesahan dari Kemenhukham.

“Logo Injil ini sah milik kami dari Kingmi sesuai surat dah yang ada, namun GKII dan GKIP memakai logo itu”,Tuturnya.

Ia menjelaskan selama ini danah hibah yang diberikan pemerintah sudah salah di pergunakan.

“Ada dana hibah dari Provinsi Papua tiap tahun Rp.2 Miliar.Mereka dapat karena pakai logo Kingmi kami”,ucapnya.

Adapun empat pernyataan sikap  tentang Hak Cipta dan Merek Sinode Kingmi yang disampaikan antara lain

Berdasarkan pencipta dan pemegang hak ciptaan dengan nomor : C00201101712.29 April 2011, Ketentuan pasal 100 UU Merek yang bila di langgar akan di kenakan pidana lima tahun dan denda 2 miliar rupiah.

Bahwa jika ada pihak lain menggunakan logo KINGMI tidak sesuai UU dapat melakukan pelaporan kepihak terkait.

Dari sebab itu pihak KINGMI melaporkan  kepada KAPOLDA PAPUA bagi mereka yang melanggar.

Bahkan Pendeta Yones menambahkan  telah membuat laporan polisi berdasarkan LP 108/V11/RES.1.2./2020/SPKT POLDA PAPUA.

You Might Also Like

Community Experiences the Benefits of Task Force Operation Peace Cartenz 2026 Presence During Worship

Masyarakat Rasakan Manfaat Kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz Saat Beribadah

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjamaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Pengamanan Ibadah Satgas Damai Cartenz Berikan Rasa Aman bagi Jemaat di Kabupaten Puncak

Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak

TAGGED: Pendeta Yones Vs Pendeta Beni Giyai dan Petrus Done Masih Berlanjut
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Waket I DPRD Kep.Yapen, Franklin Numberi : Saya Bukan Koruptor, Hargai Saya Sebagai Wakil Rakyat dan Anak Negeri Papua !
Next Article Pernyataan Dukung Otsus Hiasi Pengukuhan Kepala Suku Perang Besar Wie dan Khaya yang Membawahi 7 Suku Besar Distrik Skanto-Keerom
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?