By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Komisi II DPR RI Tinjau Perbatasan RI–PNG di Sota, Bahas Penguatan Pengelolaan Wilayah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Uncategorized

Komisi II DPR RI Tinjau Perbatasan RI–PNG di Sota, Bahas Penguatan Pengelolaan Wilayah

SuaraNews Papua
Last updated: 6 Februari 2026 09:14
SuaraNews Papua 7 bulan ago
Share
SHARE

Merauke – Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (4/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah perbatasan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, mengatakan Indonesia memiliki wilayah perbatasan yang sangat luas dan tersebar di berbagai daerah, termasuk Papua dan Kalimantan, dengan panjang mencapai ribuan kilometer. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dalam hal pengelolaan dan pengawasan wilayah perbatasan.

“Kami melihat masih ada keterbatasan dalam pengelolaan kawasan perbatasan. Padahal di banyak negara lain, perbatasan justru menjadi etalase negara, bukan sekadar wilayah paling ujung,” ujar Dede Yusuf saat memberikan sambutan dalam pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di Swiss-Belhotel Merauke.

Dalam kesempatan itu, Dede Yusuf juga menyoroti kawasan perbatasan yang sebagian besar berada di wilayah hutan lindung. Ia mendorong agar kementerian terkait dapat memberikan ruang pengelolaan hutan bersama masyarakat, sehingga pemerintah daerah dapat masuk dan menjalankan fungsi kontrol serta pengawasan secara optimal.

Rombongan Komisi II DPR RI yang dipimpin Dede Yusuf turut menggali berbagai persoalan yang dihadapi oleh pemerintah daerah, TNI, Polri, ATR/BPN, serta unsur pengamanan perbatasan lainnya. Berbagai kendala dan masukan tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan wilayah perbatasan ke depan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar harapan serta pemahaman dari para pemangku kepentingan agar dapat menjadi masukan yang komprehensif bagi pemerintah pusat,” tutupnya.

You Might Also Like

Upacara HUT ke-81 RI di Yahukimo Berlangsung Khidmat, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Pastikan Keamanan dan Kelancaran Jalannya Upacara

81st Independence Day Ceremony in Yahukimo Held Peacefully, Damai Cartenz Task Force Ensures Security

Skouw Sae Residents Celebrate Indonesia’s 81st Independence Day with Social Service and Children’s Games

Warga Skouw Sae Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Bakti Sosial dan Lomba Anak

Charles Kossay: Advancing Papua Means Strengthening Indonesia from the East

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Collaboration of Seruni and Papua Provincial Government Strengthens Education Services in Border Areas
Next Article House Commission II Inspects RI–PNG Border in Sota, Discusses Strengthening Regional Management
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?