Mimika, Koran Papua – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian daerah di tengah dinamika nasional. Ketua FKDM Mimika, Luky Mahakena, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa Mimika adalah rumah bersama yang harus dijaga agar tetap kondusif.
Imbauan itu disampaikan menyusul adanya gelombang aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok mahasiswa Cipayung Plus di Jayapura. Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan berbagai aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Menurut Luky, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara damai tanpa tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat.
“Mimika adalah rumah kita. Sudah seharusnya kita menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Silakan menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai merusak fasilitas atau menimbulkan kerusuhan,” ujar Luky di Timika, Senin (1/9/2025).
Ia menambahkan, stabilitas daerah merupakan syarat utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, FKDM mengajak pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta organisasi masyarakat agar terus bersinergi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
FKDM menilai, ketenangan masyarakat akan menjadi modal penting bagi Mimika dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.


