Jayapura – Pemimpin Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Pdt. Dorman Wandikbo, mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk menjaga persatuan dan tidak terpecah belah pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua.
Dalam pesannya, Pdt. Dorman menekankan bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi, namun persaudaraan dan kerukunan harus tetap diutamakan. Ia mengingatkan bahwa kedamaian dan persatuan adalah modal utama membangun Papua yang sejahtera.
“Mari kita tetap saling menghargai dan mengasihi, meskipun kita berbeda pandangan atau pilihan. Jangan sampai PSU ini membuat kita terpecah, karena Papua adalah rumah kita bersama,” ujarnya.
Pdt. Dorman juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses perhitungan suara yang saat ini sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, serta menerima hasilnya dengan lapang dada demi terjaganya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kita percayakan semua proses ini kepada penyelenggara yang berwenang. Yang terpenting, kita semua menjaga hati, pikiran, dan sikap, agar tetap damai dan bersatu,” tambahnya.
Ia berharap masyarakat Papua dapat menjadi teladan dalam berdemokrasi yang dewasa, menempatkan persaudaraan di atas kepentingan kelompok, dan bersama-sama membangun Papua tanpa konflik.


