By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Penyerangan di Anggruk: IKF Papua Minta Aparat Segera Tangkap Pelaku
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hukum&KriminalKAMTIBMASKesejahteraan

Penyerangan di Anggruk: IKF Papua Minta Aparat Segera Tangkap Pelaku

SuaraNews Papua
Last updated: 2 April 2025 17:16
SuaraNews Papua 1 tahun ago
Share
SHARE

Tabi, Jayapura – Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) NTT Provinsi Papua menyatakan sikap terkait insiden penyerangan terhadap guru dan tenaga kesehatan (Nakes) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kejadian yang berlangsung pada Jumat (21/3/2025) tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi IKF NTT Provinsi Papua, Mateus Mamun Sare, mengungkapkan bahwa korban meninggal, Rosalina Rerek Sogen, merupakan seorang guru yang telah lama mengabdi di daerah tersebut. Almarhumah dikenal sebagai sosok yang taat beribadah dan disukai oleh masyarakat setempat. Hal ini terbukti dari banyaknya warga yang hadir saat jenazahnya disemayamkan.

Berdasarkan laporan yang diterima IKF Papua, pelaku penyerangan diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jumlah sekitar 15 orang. Mereka menyerang para guru dan tenaga kesehatan menggunakan senjata tajam seperti kapak, parang, dan balok.

IKF Papua mengutuk keras aksi kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap serta menangkap para pelaku. IKF juga menegaskan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam penanganan kasus ini agar keadilan bagi para korban dapat ditegakkan.

Selain itu, IKF NTT Papua menyoroti indikasi bahwa serangan ini telah direncanakan sebelumnya. Dugaan ini diperkuat dengan adanya rekaman video yang dibuat oleh pelaku saat aksi berlangsung. Informasi dari warga dan korban juga menyebutkan bahwa para pelaku bukan berasal dari Distrik Anggruk.

Atas dasar itu, IKF NTT Papua meminta aparat keamanan untuk bertindak cepat dan memberikan kepastian hukum yang jelas. “Tidak ada alasan bagi aparat untuk tidak mengungkap kasus ini secara jujur, adil, dan profesional,” tegas Mateus.

Saat ini, jenazah Rosalina Rerek Sogen telah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, NTT, untuk dimakamkan. Sementara itu, korban lainnya masih menjalani perawatan medis akibat luka yang mereka alami dalam insiden tersebut.

You Might Also Like

Task Force Operation Peace Cartenz 2026 Responds to Shooting Incident Near Asologaima Police Station

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Respons Gangguan Tembakan di Polsek Asologaima, Situasi Kembali Aman

Papuan Girl Entrusted with Flag Tray Duty at Indonesia’s 81st Independence Day Ceremony

Putri Papua Dipercaya Membawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Central Papua Expands Health Coverage as 50,000 Residents Enrolled in National Health Insurance

TAGGED: #kamtibmas, #papua, kkb
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article CKG Service Schedule Adjusted to Community Needs
Next Article Attack in Anggruk: IKF Papua Urges Authorities to Immediately Arrest Perpetrators
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?