Kamis 20 Juni, 2024
Beranda Pemilu Polda Papua Gelar Dialog Interaktif Pilkada Aman Dan Damai

Polda Papua Gelar Dialog Interaktif Pilkada Aman Dan Damai

Suaranewspapua.com- JAYAPURA- Bidang Humas Polda Papua menggelar dialog interaktif polisi menyapa di RRI Nusantara V Jayapura dengan mengusung tema menciptakan pilkada aman, damai dan sejuk di Papua.

Dialog interaktif memghadirkan narasumber Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dan komisioner KPU Papua Zufri Abubakar yang dipandu Arull Firmansyah.

Kabid Humas Polda Papua mengatakan situasi kamtibmas maupun potensi gangguan yang dihadapi dalam pekan terakhir ini cukup kondusif, hal tersebut tentunya telah diantisipasi jajaran di seluruh polres dari 11 kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

“Diketahui bahwa rangkaian tahapan pemilu mulai dari pendaftaran calon, pemeriksaan kesehatan dan administrasinya dapat berjalan dengan baik hingga nantinya akan ditetapkan calon tetap bupati dan wakil bupati di 11 kabupaten pada 24 September 2020, sehingga situasi ini harus kita jaga bersama-sama,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat maupun pemangku kepentingan di wilayah Papua khususnya di 11 kabupaten yang akan melaksanakan pilkada untuk bersama menciptakan situasi kamtibmas selalu terjaga.

“Karena kali ini, proses pengamanan pada tahapan pemilu berbeda dengan pelaksanaan pemilu sebelumnya, saat ini kita dalam masa pandemi COVID-19 yang menjadi perhatian semua pihak, sehingga penerapan protokol kesehatan penting untuk bersama mencegah penularan virus corona di wilayah Papua agar tidak menyebar dan dapat diatasi dengan baik,” katanya.

Kombes Pol Kamal mengatakan, pada masa pandemi ini rapat terbuka dibatasi 100 orang dan tertutup dibatasi 50 orang, sehingga hal itu patut untuk dipedomani bersama sehingga virus COVID-19 dapat dicegah penularannya.

“Kami, Polri dan TNI diperintahkan oleh Presiden untuk mencegah penularan virus. Seperti hari ini, kita kepolisian juga melaksanakan pembagian masker seluruh Indonesia untuk mencegah COVID-19 dan Polda Papua  membagikan 286.000 masker yang dibagikan di Taman Imbi namun tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19,” katanya.

Terkait penegakan hukum oleh Gakkumdu, kata Kamal, yang berkaitan dengan COVID-19 tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ditangani oleh Satgas COVID-19.

“Kita juga sudah menyiapkan personel Polri dibantu dengan TNI untuk pengamanan di setiap daerah untuk mengawal jalannya proses demokrasi agar dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar tanpa anarkistis,” katanya.

Pada momentum itu, Kamal juga mengungkapkan bahwa dari 11 kabupaten yang melaksanakan pilkada, ada beberapa kabupaten yang memiliki tingkat kerawanan konflik, tapi hal itu sudah dipetakan.

“Oleh karenanya semua pihak, baik penyelenggara KPU, Bawaslu dan Polri-TNI serta seluruh masyarakat harus mendukung jalannya proses demokrasi dengan baik hingga nanti pada pelaksanaan pemilihan dapat berjalan dengan baik, lancar dan damai di tanah Papua,” kata Kamal.

Sementara itu, Zufri mengatakan, saat ini KPU sedang melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon di RSUD Dok II Jayapura.

“Kami melakukan verifikasi syarat calon saat ini sedang berjalan, hingga saat ini proses tahapan pemilu berjalan dengan baik dan KPU juga di back up pihak keamanan Polri-TNI, ” katanya.

Mengenai pencegahan COVID-19, Zufri mengatakan bahwa dalam setiap aturan PKPU kemudian surat edaran dari KPU, serta surat keputusan KPU semuanya tentang protokol kesehatan.

“KPU menyiapkan APD kepada PPD PPS, KPPS dan memberikan kepada pemilih yang datang ke TPS berupa masker sesuai dengan protokol kesehatan. Kita juga selalu mensosialisasikan menciptakan Pilkada yang aman dan damai di tanah Papua,” katanya.

Pilkada dikatakan demokratis jika penyelenggara pilkada dapat bekerja sesuai asas pemilihan bebas demokratis dan transparan dan dilaksanakan secara langsung bebas rahasia jujur adil.

Pilkada juga dikatakan sukses dan berhasil jika dilaksanakan dengan sosialisasi yang maksimal, dan terakhir pilkada dikatakan aman dan damai jika moral etika dan kejujuran dapat tertanam dalam diri penyelenggara pemilihan.

“Pilkada juga bisa sukses karena ada tiga komponen besar yang tidak dapat terpisah yaitu pemerintah, TNI-Polri, serta penyelenggara KPU dan Bawaslu yang bersinergi untuk melaksanakan sesuai dengan aturan dan undang-undang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Maintaining Security, Paniai Police Personnel Increase Routine Patrols

Paniai - In an effort to maintain public security and order in their jurisdiction, Paniai Police and Brimob Yon C Nabire BKO...

Jaga Keamanan, Personel Polres Paniai Tingkatkan Patroli Rutin

Paniai - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Personil Polres Paniai dan Brimob Yon C Nabire BKO Polres...

Facts About the Raid on the KKB Headquarters in Paniai That Resulted in KKB Member’s Death

Paniai - The Task Force (Satgas) for Operation Damai Cartenz 2024 announced that joint TNI-Polri forces successfully raided the headquarters of an...

Beberapa Fakta Penggerebekan Markas KKB Papua di Paniai yang Tewaskan Anggota KKB

Paniai - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2024 mengumumkan bahwa aparat gabungan TNI-Polri berhasil menggerebek markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di...

Recent Comments