By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Mahfud: Papua Bakal Dimekarkan Jadi 5 Provinsi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pembangunan

Mahfud: Papua Bakal Dimekarkan Jadi 5 Provinsi

SuaraNews Papua
Last updated: 12 September 2020 13:15
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com- JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan akan ada 3 wilayah pemekaran baru di Papua. Sehingga nantinya total provinsi di Papua akan berjumlah 5 wilayah.

Hal itu ia katakan usai menggelar rapat kerja dengan pimpinan MPR di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9).

“Pemekaran daerah Papua yang rencananya dimekarkan sehingga menjadi 5, ditambah 3 dari yang ada sekarang. Karena itu adalah amanat dari undang-undang,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan pemekaran wilayah tersebut merupakan amanat dari Undang-undang 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. “Itu sudah amanat,” kata Mahfud.

Pemerintah akan melibatkan Kaukus Papua MPR yang bernama For Papua dalam program tersebut. Kaukus itu, kata Mahfud, akan mengkomunikasikan pelbagai perbedaan pendapat yang masih terjadi antara masyarakat Papua dengan pemerintah selama ini.

“Ya untuk mengkomunikasikan perbedaan-perbedaan pendapat, mendekatkan kembali hubungan-hubungan yang mungkin masih belum jelas tentang berbagai isu itu dengan pemerintah,” kata Mahfud.

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan pemekaran Papua menjadi total 5 wilayah tersebut semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

“Karena Papua merupakan bagian tak terpisahkan dari Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu.

Bamsoet juga menyatakan pemerintah kini tengah menyusun sebuah Instruksi Presiden (Inpres) agar pembangunan di Papua lebih terintegrasi dari semua sektor kementerian dan lembaga.

Bamsoet menyayangkan selama ini pembangunan di Papua hanya dijalankan pada sektoral masing-masing kementerian/lembaga tanpa adanya integrasi yang jelas.

“Tidak sendiri-sendiri seperti sekarang kementerian  membangun ini ini, nanti terintegarasi sehingga pembangunan jelas nampak nyata,” kata Bamsoet.

You Might Also Like

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Pemerintah Daerah Papua Raih Apresiasi Kemendagri atas Kinerja Pembangunan

Program Sekolah Gratis Papua Tengah Kini Menjangkau SMP, Puluhan Ribu Siswa Jadi Penerima Manfaat

Generasi Muda Papua Tempuh Pendidikan Agraria untuk Dukung Pembangunan Daerah

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Optimalisasi Dana Otsus Papua melalui Penerapan Prinsip 5T

Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Telkomsel Bersama Bank Mandiri dan LinkAja Hadirkan Kemudahan Kredit Usaha Bagi UMKM
Next Article Staf Khusus Milenial Presiden Apresiasi UPI Bandung yang Setia Mendidik Para Mahasiswa Papua
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?