Senin 4 Maret, 2024
Beranda Imbauan Tokoh Adat Papua Pegunungan Imbau Warga Abaikan Ajakan Beny Wenda

Tokoh Adat Papua Pegunungan Imbau Warga Abaikan Ajakan Beny Wenda

Papua- Tokoh adat asal Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Hengky Heselo, mengimbau kepada seluruh rakyat agar tidak merespons ajakan provokatif atau pernyataan dari Beny Wenda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pemilu serentak 2024.

“Dengan segala hormat, saya Hengky Heselo sebagai Kepala Kampung Lantipo dan Kepala Suku, ingin mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tidak menganggap serius ajakan dari Beny Wenda. Hal itu bukanlah sesuatu yang benar. Mari kita sukseskan pemilu sesuai dengan semboyan aman, damai, dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, merespons seruan provokatif Beny Wenda yang tidak tinggal di Indonesia, khususnya di Papua, akan merugikan masyarakat. Seruan tersebut tidak bersifat membangun, malah dapat memecah belah dan membawa penderitaan. Saat ini, di Tanah Papua, masyarakat hidup rukun dan damai dengan adanya pembangunan yang intensif dari pemerintah pusat melalui program Otonom Khusus.

“Jika ada yang tidak ingin ikut dalam pemilu dan mendengar seruan dari Beny Wenda, saya sebagai Kepala Kampung Lantipo dan Kepala Suku di Jayawijaya akan tetap mengikuti pemilu sesuai aturan yang ada. Kami tidak akan melanggar aturan Republik Indonesia. Mari kita tidak terprovokasi atau terpengaruh oleh siapa pun yang ingin mengambil keuntungan dari kita semua,” tegasnya.

Hengky Heselo menilai berbagai pernyataan Beny Wenda di media sosial atau media massa terkait kehidupan di Papua tidak memiliki dasar yang kuat. Tuduhan dan tudingannya tidak sesuai dengan realitas kekinian, mengingat pembangunan di Bumi Cenderawasih semakin masif, terutama dengan pemerintahan masa kini yang telah modern dan berbeda dengan puluhan tahun sebelumnya.

“Jika Beny Wenda ingin bicara tentang kemerdekaan, silakan datang ke Papua. Jangan bicara tentang Papua dari luar wilayah hukum orang lain. Itu tidak boleh, karena provokasi hanya menciptakan keresahan. Saya berbicara dengan tegas agar Beny Wenda berhenti. Kami sudah hidup dalam kedamaian,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Chief of the Mee Tribe, Central Papua Urges to Maintain Community Security and Security Ahead of Recapitulation of 2024 Election Results

Nabire- The Chief of the Mee Tribe, Melkias Keiya, emphasized the importance of maintaining security, order and a peaceful situation in the...

Kepala Suku Mee, Papua Tengah Imbau Jaga Kamtibmas Jelang Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024

Nabire- Kepala Suku Mee, Melkias Keiya, menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan situasi damai di wilayah adat Mepago, khususnya menjelang dan saat...

LO Papua Regional Police, Central Papua Province, Urges Puncak Jaya Students to Participate in the Success of the 2024 Election Plenary

Jayapura- Police Commissioner Supriyagung, S.I.K., M.H, who is the LO (Liaison Officer) of the Papua Police, Central Papua Province, visited the Puncak...

LO Polda Papua Provinsi Papua Tengah, Imbau Mahasiswa Puncak Jaya Turut Serta Sukseskan Pleno Pemilu 2024

Jayapura- Kombes Pol Supriyagung, S.I.K.,M.H, yang merupakan LO (Liaison Officer) Polda Papua Provinsi Papua Tengah, melakukan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Puncak Jaya...

Recent Comments