Senin 4 Maret, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Sebby Sambon Dalang Aksi Anarkisme Pasca Kematian Lukas Enembe di Papua

Sebby Sambon Dalang Aksi Anarkisme Pasca Kematian Lukas Enembe di Papua

Papua – Kepergian mantan Gubernur Papua, almarhum Lukas Enembe, meninggalkan luka sendiri bagi masyarakat Papua.

Meskipun diketahui terlibat dalam kasus korupsi, sosok yang sering dianggap sebagai ‘bapak pembangunan’ ini tetap dihormati oleh banyak warga Papua atas kontribusinya.

Namun diduga, suasana duka ini justru dirusak oleh aksi provokatif dari Sebby Sambon, juru bicara TPNPN OPM. Belakangan ramai beredar rekaman juru bicara TPNPN OPM yang menghasut masyarakat di Papua untuk memanfaatkan momen duka tersebut sebagai ajang anarkisme.

Upaya provokasi oleh Sebby pun berbuah hasil. Akibatnya, terjadi serangkaian kejadian tragis, termasuk pengrusakan kendaraan, pembakaran 25 toko, dan 14 korban luka di antara warga sipil dan anggota keamanan.

Sebelumnya, Sebby Sambon pernah menyerang Lukas Enembe dengan menyebutnya ‘budak Jakarta’ dan menuduhnya tidak pernah memberikan bantuan kepada pihaknya. Bahkan, Sebby secara tidak langsung menuduh penangkapan Lukas Enembe sebagai akibat kutukan roh nenek moyang.

Keterangan Sebby ini, yang dilaporkan oleh Gatra.com, menegaskan keyakinannya bahwa kepergian Lukas Enembe disebabkan oleh ‘ketidaktahuan’ dan bahwa Roh Tuhan dan Roh leluhur Papua tidak melindunginya karena dianggap ‘buta mata’.

“Ya, kami percaya begitu. Karena dia buta mata, seandainya dia tutup mata mungkin Roh Tuhan dan Roh leluhur kami bisa lindungi dia. Tetapi karena dia buta, maka dia akan mati dengan dosanya yang tidak pernah selamatkan rakyatnya,” katanya.

Hal itu juga rupanya mendapat perhatian Panglima Kodam Pangdam XVII/Cenderwasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan yang menyebut amuk massa yang sempat terjadi dalam pengantaran jenazah Lukas Enembe dari Sentani ke Koya Tengah pada Kamis didalangi anggota KNPB dan United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP.

“Anggota KNPB dan ULMWP melakukan kerusuhan saat pengantaran jenazah dari STAKIN Sentani, Kabupaten Jayapura ke kediaman mendiang di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura,” kata Izak, pada Jumat.

Izak mengatakan anggota KNPB dan ULMWP menyusup serta bergabung dengan massa yang menyertai perjalanan jenazah, hingga menyebabkan terjadinya pelemparan dan pembakaran bangunan serta kendaraan. “Aparat keamanan akan mengusut hingga tuntas, baik baik kasus pemukulan hingga pembakaran,” ujarnya.

Seolah cuci tangan akibat dampak yang telah terjadi, kelompok KNPB dalam keterangan barunya yang dirilis oleh media Jubi membantah terlibat aksi amuk massa yang terjadi saat iring-iringan pengantar jenazah Gubernur Papua.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Nasional, Komite Nasional Papua Barat atau KNPB Pusat, Ones Suhuniap di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (29/12/2023).

“Peristiwa pelemparan, pembakaran, dan perusakan fasilitas umum pada saat pengiringan jenazah Lukas Enembe [tidak dilakukan] oleh KNPB. [Kami] tidak bertanggung jawab [dan menolak]  tuduhan palsu [itu],” ujarnya.

Ia bahkan menilai bahwa kejadian tersebut menjadi tanggung jawab Panitia Duka yang dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah dan Keluarga Almarhum bahkan aparat keamanan.

Padahal Tindakan anarkis yang terjadi di Jayapura Papua dinilai sebagai hasil dari provokasi Sebby Sambon, yang menggunakan momen duka tersebut sebagai justifikasi untuk merusak ketenangan dan keamanan di wilayah Jayapura dengan menyebarkan rekaman bernada provokasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Chief of the Mee Tribe, Central Papua Urges to Maintain Community Security and Security Ahead of Recapitulation of 2024 Election Results

Nabire- The Chief of the Mee Tribe, Melkias Keiya, emphasized the importance of maintaining security, order and a peaceful situation in the...

Kepala Suku Mee, Papua Tengah Imbau Jaga Kamtibmas Jelang Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024

Nabire- Kepala Suku Mee, Melkias Keiya, menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan situasi damai di wilayah adat Mepago, khususnya menjelang dan saat...

LO Papua Regional Police, Central Papua Province, Urges Puncak Jaya Students to Participate in the Success of the 2024 Election Plenary

Jayapura- Police Commissioner Supriyagung, S.I.K., M.H, who is the LO (Liaison Officer) of the Papua Police, Central Papua Province, visited the Puncak...

LO Polda Papua Provinsi Papua Tengah, Imbau Mahasiswa Puncak Jaya Turut Serta Sukseskan Pleno Pemilu 2024

Jayapura- Kombes Pol Supriyagung, S.I.K.,M.H, yang merupakan LO (Liaison Officer) Polda Papua Provinsi Papua Tengah, melakukan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Puncak Jaya...

Recent Comments