Sabtu 18 Mei, 2024
Beranda Keamanan dan Ketertiban Kini Masyarakat Bisa Laporkan Peristiwa Bencana Lewat Aplikasi Sharelok Bencana

Kini Masyarakat Bisa Laporkan Peristiwa Bencana Lewat Aplikasi Sharelok Bencana

SENTANI- Untuk mempercepat penanganan sebuah bencana, Direktorat Samapta Polda Papua me-lounching sebuah aplikasi berbasis digital yang bisa diinstal di handphone android, Kamis (4/8/22).

Lounching aplikasi yang dinamakan Sharelok Bencana digelar di halaman Mapolres Jayapura, dirangkaikan dengan apel Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dipimpin oleh Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, yang dihadiri Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang Siagian, Kapolres Jayapura, AKBP Fredericks W.A. Maclarimboen,SIK.

Melalui aplikasi yang bisa diunduh di Play Store tersebut, semua masyarakat bisa melaporkan secara realtime mengenai lokasi dan kondisi bencana, yang akan langsung diterima oleh TRC yang terdiri dari Kepolisian, TNI, BNPB, dan Basarnas, dan stakeholder terkait.

Kombes Pol. Sondang Siagian mengungkapkan bahwa tujuan utama pembuatan aplikasi tersebut adalah untuk dapat bertindak cepat dan tepat dalam menangani setiap peristiwa bencana yang terjadi.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk bagaimana melakukan suatu tindakan cepat ketika bencana alam itu terjadi,” ungkapnya kepada wartawan.

Melalui aplikasi tersebut, semua hal terkait bencana yang terjadi bisa dengan cepat dilaporkan, sehingga tim bisa dengan cepat dan tepat dalam memberi pertolongan.

Dikatakan, bahwa pelaporan melalui aplikasi tersebut diharapkan bisa diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Papua.

Di kesempatan sama, Giri Wijayantoro mengungkapkan bahwa beberapa kali bencana yang telah terjadi, baik oleh alam maupun oleh manusia di Kabupaten Jayapura menjadi pengalaman berharga untuk kedepannya dapat disikapi agar penanganannya bisa lebih cepat dan tepat.

“Yang diharapkan di sini kita bisa mengikat di dalam satu kesepakatan menjadi satu komitmen, menjadi satu kebijakan yang harus kita sportif di dalam bagian itu,” ungkapnya.

Dalam hal ini ada kejelasan tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat dengan mudah dan cepat bergerak dalam penanganan musibah atau bencana yang terjadi.

“Apalagi sudah disiapkan aplikasi dari Pak Direktur Samapta Polda Papua, yaitu Sharelok Bencana,” ujarnya.

Diharapkan, kedepan tidak terjadi kebingungan ketika hendak ke lokasi bencana, dan dalam menentukan apa yang harus dilakukan masing-masing pihak terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Criticism of KKB’s Presence by Human Rights Organizations

Papua - Several human rights organizations (HROs) have raised critical voices against the presence of the Armed...

Kritik terhadap Keberadaan KKB oleh Lembaga Hak Asasi Manusia

Papua - Sejumlah lembaga hak asasi manusia (HAM) telah mengangkat suara kritis terhadap keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata...

KKB is at it again by killing a civilian in Intan Jaya

Jayapura – The Armed Criminal Group (KKB) has acted again, this time the Undius Kogoya KKB led by Lewis Kogoya and Enos...

KKB Kembali Berulah Dengan Bunuh Seorang Warga Sipil di Intan Jaya

Jayapura – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah, kali ini KKB barisan Undius Kogoya pimpinan Lewis Kogoya dan Enos Tipagau melakukan aksinya...

Recent Comments