Kamis 20 Juni, 2024
Beranda Olahraga Mencegah Penyebaran Covid-19, Menpora Pelajari Protokol Olimpiade Tokyo untuk PON XX

Mencegah Penyebaran Covid-19, Menpora Pelajari Protokol Olimpiade Tokyo untuk PON XX

Suaranewspapua.com – Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mengatakan bahwa penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 akan mempelajari protokol kesehatan yang bakal diterapkan Olimpiade Tokyo 2020.

PON XX Papua, yang sebelumnya pernah ditentang karena akan dijalan ditengah pandemi, sekarang mesti bersiap dalam kondisi pandemi virus corona (COVID-19) seperti juga olimpiade.

“Kita akan lihat penerapannya (Olimpiade Tokyo) seperti apa. Protokol kesehatan tentu akan menjadi penting dan harus dilakukan dengan disiplin,” kata Zainudin usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Dalam rapat dengan Presiden, Zainudin mengatakan bahwa PON Papua akan tetap dilangsungkan setelah ditunda dari jadwal semula pada Oktober-November tahun lalu. Presiden juga meminta agar vaksinasi seluruh partisipan dan masyarakat di sekitar arena dilakukan sebelum perhelatan.

“Arahan Bapak Presiden karena kita ini sudah siap, kita akan lakukan di 2021. Tidak ada penundaan PON karena ini sudah sempat kita tunda pada 2020,” kata Zainudin.

“Bahkan Bapak Presiden juga mengarahkan agar masyarakat di sekitar venue itu divaksin, dan memastikan bahwa pada bulan Oktober nanti mereka semua sudah tervaksin.”

Saat ini, kata Zainudin, pemerintah masih membahas tata pelaksanaan PON dengan sejumlah penyesuaian di masa pandemi. Salah satunya adalah kemungkinan melaksanakan pesta olahraga terbesar se-Indonesia tersebut tanpa kehadiran penonton

“Tentu ada pertanyaan, akan seperti apa pelaksanaannya, kita akan lihat perkembangannya nanti.”

PON Papua merupakan PON pertama yang akan digelar di pulau paling timur Indonesia tersebut. Dihelat pada 2-15 Oktober 2021, PON Papua akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang akan diikuti lebih dari 6.400 atlet dari seluruh penjuru Indonesia.

PON Papua merupakan edisi ke-20 sejak pesta olahraga nasional ini digelar pertama kali di Solo, Jawa Tengah, pada 1948. Sejalan dengan itu, pemerintah telah membangun stadion bertaraf internasional sebagai venue utama di Jayapura dengan nama Stadion Lukas Enembe.

Stadion Lukas Enembe memiliki kapasitas lebih dari 40 ribu penonton dengan biaya pembangunan sekitar Rp1,3 triliun. Nama lamanya adalah Stadion Papua Bangkit namun diganti menjadi Lukas Enembe mengambil nama Gubernur Papua saat ini, Lukas Enembe, pada Oktober lalu.

Untuk PON XX Presiden Jokowi memutuskan untuk menunggu perkembangan kedepannya termasuk format yang diterapkan pada Olimpiade Tokyo nanti. Berkaitan dengan vaksinasi, presiden memerintahkan untuk melakukan vaksinasi untuk seluruh kontingen, official, perangkat pertandingan, panitia pelaksana serta seluruh pendukung terlaksananya PON XX dan PEPARNAS XVI serta masyarakat sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Maintaining Security, Paniai Police Personnel Increase Routine Patrols

Paniai - In an effort to maintain public security and order in their jurisdiction, Paniai Police and Brimob Yon C Nabire BKO...

Jaga Keamanan, Personel Polres Paniai Tingkatkan Patroli Rutin

Paniai - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Personil Polres Paniai dan Brimob Yon C Nabire BKO Polres...

Facts About the Raid on the KKB Headquarters in Paniai That Resulted in KKB Member’s Death

Paniai - The Task Force (Satgas) for Operation Damai Cartenz 2024 announced that joint TNI-Polri forces successfully raided the headquarters of an...

Beberapa Fakta Penggerebekan Markas KKB Papua di Paniai yang Tewaskan Anggota KKB

Paniai - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2024 mengumumkan bahwa aparat gabungan TNI-Polri berhasil menggerebek markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di...

Recent Comments