By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Papua Meningkat Sepanjang 2020
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ekonomi Bisnis

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Papua Meningkat Sepanjang 2020

SuaraNews Papua
Last updated: 6 Februari 2021 16:26
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

Suaranewspapua.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Papua positif sepanjang 2020. Tercatat Pertumbuhan Ekonomi Papua meningkat 1,4 persen. Selain Papua, Sulawesi Juga mengalami peningkatan sebesar 0,23 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan positif di Sulawesi salah satunya disumbang oleh Sulawesi Tengah sebesar 4,86 persen. Penyebabnya yaitu kenaikan produksi nikel.

“Kalau kita lihat di 2020 ini Sulawesi masih tumbuh positif 0,23 persen. Itu karena masih ada pertumbuhan positif khusus untuk Sulawesi Tengah 4,86 persen,” ujar Suhariyanto, Jakarta, Jumat (5/2).

“Di Sulawesi Tengah yang membuat pertumbuhan ekonomi masih positif ada kenaikan produksi nikel,” sambungnya.

Sementara itu, untuk Papua masih tumbuh sekitar 1,44 persen. Hal tersebut dipacu pertumbuhan dua provinsi di Papua yang tumbuh positif sepanjang 2020.

“Untuk Papua yang masih tumbuh 1,44 persen karena ada dua provinsi yang tumbuh positif selama 2020, yakni Maluku Utara 4,29 persen dan Papua 3,23 persen. Papua ada kenaikan produksi tembaga,” tandasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mengalami kontraksi sebesar 2,07 persen. Sementara itu pada triwulan IV 2020 pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0,42 persen dan secara year on year kontraksi sebesar 2,19 persen.

“Pertumbuhan ekonomi secara q to q mengalami kontraksi sebesar 0,42 persen dan pertumbuhan ekonomi y on y dibanding 2019 kontraksi 2,19 persen. Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai kontraksi 2,07 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam rilis Pertumbuhan Ekonomi secara daring, Jakarta, Jumat (5/2).

Perekonomian di berbagai negara pada triwulan IV mulai membaik dibanding triwulan sebelumnya. Seperti Amerika Serikat (AS) yang pertumbuhan ekonominya terkontraksi -2,5 persen di sepanjang 2020.

Lalu Singapura yang anjlok minus 3,8 persen pada tahun lalu, dan Uni Eropa uang tumbuh negatif -4,8 persen. Pengecualian diberikan kepada China dan Vietnam, yang secara ekonomi tumbuh positif. China pertumbuhan ekonominya surplus 6,5 persen, dan Vietnam surplus 4,5 persen.

You Might Also Like

PSN Merauke Diproyeksikan Serap Ribuan Tenaga Kerja, OAP Jadi Prioritas

Gerakan Ayo ke Posyandu Diluncurkan, Papua Barat Perkuat Budaya Hidup Sehat Masyarakat

DLH Libatkan Komunitas Ojek Perkuat Gerakan Kebersihan di Jayawijaya

Perluas Akses Ekonomi Warga, Jayawijaya Siapkan 18 Gerai Koperasi Merah Putih

‎BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional

TAGGED: Ekonomi Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Seruan Damai Menggema pada Hari Pekabaran Injil ke 166 di Papua
Next Article Pertumbuhan Ekonomi Papua termasuk yang Positif, sebut Badan Pusat Statistik
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?