Rabu 8 Desember, 2021
Beranda Hukum&Kriminal Polda Papua Selidiki Dugaan Korupsi Uang Makan dan Minum Siswa Asrama di...

Polda Papua Selidiki Dugaan Korupsi Uang Makan dan Minum Siswa Asrama di Mimika

Suaranewspapua.com – Polda Papua selidiki dugaan korupsi dana penyelenggaraan sentra pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika tahun anggaran 2019.

Dari total alokasi dana Rp 14 miliar lebih yang digunakan untuk pengadaan makan minum siswa dan guru, serta pamong asrama dan karyawan di Sentra Pendidikan Mimika, diduga kerugian negara mencapai Rp 1 miliar lebih.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat memberikan keterangan pers bersama Kasusbdit Tipiokor Direktorat Krimsus Polda Papua AKBP Adi Tri Widiyanto menuturkan dalam anggaran terealisasi Rp 12 miliar lebih, dengan rincian pada kontrak pertama tercatat Rp 8 miliar lebih, yang tercantum dengan nomor kontrak : 082/Kontrak-JL/DP/2019 tanggal 26 November 2019. Sementara kontrak kedua senilai Rp 4 miliar lebih, dengan nomor kontrak : 077/Kontrak-JL/DP/2019, tertanggal 2 September 2019.

“Kegiatan belanja untuk makan minum siswa/siswi, guru, pamong asrama dan karyawan untuk Sentra Pendidikan Mimika dilaksanakan tidak sesuai ketentuan dan terdapat potensi kerugian Keuangan negara senilai Rp 1 miliar lebih,” jelasnya, Senin (21/12).

Untuk diketahui Sentra Pendidikan Mimika adalah sekolah berpola asrama yang terdiri dari SD Negeri Sentra Pendidikan, SMP Negeri Sentra Pendidikan dan SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan yang dikhususkan untuk putra-putri suku asli dari Amugme, Komoro dan 5 suku kekerabatan lainnya.

“Kami telah mengumpulkan 55 dokumen untuk barang bukti, serta telah memeriksa 65 orang sebagai saksi. Sementara untuk tersangka masih dalam penyelidikan,” jelasnya.Lanjut Kamal, penyidik masih menunggu hasil APKKN (Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara) yang dikeluarkan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Papua.

“Setelah hasil APKKN keluar, penyidik akan melaksanakan gelar perkara penetapan tersangka,” ujarnya.Dalam kasus ini, tersangka dapat dikenakan pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Binmas Noken Peduli Anak Anak Papua Melalui Program SI IPAR

Papua- Binmas Noken memiliki program pemolisian tradisional, yaitu mengunjungi komunitas masyarakat dan membangun kedekatan dengan tokoh tokoh masyarakat juga dengan kelompok lainnya.

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

Recent Comments