By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Suara News PapuaSuara News PapuaSuara News Papua
Reading: Tailing dari PT Freeport Digunakan untuk Material Agregat Infrastruktur Jalan di Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Suara News PapuaSuara News Papua
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pembangunan

Tailing dari PT Freeport Digunakan untuk Material Agregat Infrastruktur Jalan di Papua

SuaraNews Papua
Last updated: 16 Desember 2020 14:15
SuaraNews Papua 6 tahun ago
Share
SHARE

suaranewspapua.com. Mimika: Untuk pertama kalinya, tailing yang berasal dari PT Freeport Indonesia (PTFI) dimanfaatkan sebagai material agregat infrastruktur jalan di Merauke, Papua. Sebanyak 4.000 ton tailing dari PTFI digunakan sebagai bahan membangun jalan dari Jetty Jembatan 2 Mill Post 11 Kabupaten Mimika ke Dermaga Kali Tamu di Merauke.

“Ini pertama kalinya pemerintah memanfaatkan tailing untuk pembangunan jalan di Papua,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, Selasa, 15 Desember 2020.

Pemanfaatan limbah berbahaya dan beracun seperti tailing ini, kata Rosa, merupakan salah satu gagasan penanganan masalah lingkungan di PTFI. Ia memastikan pemanfaatan tailing ini telah memenuhi kriteria teknis standar nasional Indonesia (SNI) dan pedoman teknis yang berlaku di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Penggunaan tailing sebagai material agregat infrastruktur ini dapat diperluas tidak hanya terbatas di Merauke atau di lokasi internal PTFI. Namun, secara bertahap dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar dia.

Rosa melanjutkan KLHK mengutamakan prinsip ekonomi sirkular sebagai framework dalam kebijakan dan strategi nasional pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Indonesia. Ekonomi sirkular memandang bahwa persoalan limbah B3 dapat diselesaikan dengan memanfaatkan sumber daya yang mengutamakan prinsip 3R, yakni daur ulang (recycling), penggunaan kembali (reuse), atau produksi ulang (recycle).
 
“Dengan begitu, dapat menggantikan bahan baku suatu produk serta meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

You Might Also Like

Pemerintah Daerah Papua Raih Apresiasi Kemendagri atas Kinerja Pembangunan

Program Sekolah Gratis Papua Tengah Kini Menjangkau SMP, Puluhan Ribu Siswa Jadi Penerima Manfaat

Generasi Muda Papua Tempuh Pendidikan Agraria untuk Dukung Pembangunan Daerah

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Optimalisasi Dana Otsus Papua melalui Penerapan Prinsip 5T

Gerakan Literasi Tuuwone Dorong Kebangkitan SDM Generasi Muda Papua

TAGGED: Tailing dari PT Freeport Digunakan untuk Material Agregat Infrastruktur Jalan di Papua
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 2 Ton Beras Bantuan Kapolda Papua Tiba di Tolikara Untuk Masyarakat Terdampak Corona
Next Article Ini Pemenangnya Penghargaan Galeri Investasi BEI 2020
© {year} Suaranewspapua.com
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?