Minggu 26 Mei, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Mahasiswa Papua di Banten Tolak Ajakan Referendum, Dukung Otsus Jilid II

Mahasiswa Papua di Banten Tolak Ajakan Referendum, Dukung Otsus Jilid II

Suaranewspapua.com – Mahasiswa hingga pelajar Papua se-Banten menolak provokasi referendum yang digaungkan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Mereka mendukung Papua sebagai bagian dari Indonesia.

“Deklarasi yang kita mahasiswa dan dari solidaritas mahasiswa dan pelajar papua se-Banten kita laksanakan dalam rangka kita mendukung program Otsus jilid II yang diluncurkan dari pemerintah pusat bagi tanah Papua,” kata Koordinator Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Papu se-Banten, Hanok Simes, dalam keterangannya, Rabu (2/12/2020).

Menurut Hanok, referendum yang digulirkan oleh sekelompok orang tidak bisa dilaksanakan lantaran Papua secara yuridis masuk wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kemudian menurut saya soal referendum itu tidak bisa karena secara yuridis bahwa Papua adalah bagian dari NKRI dan tidak bisa dipisahkan dan sah secara konstitusi,” ujarnya.

Mereka kemudian menyampaikan dukungan terhadap sistem otonomi khusus karena dinilai lebih berdampak besar bagi orang Papua. Dana Otsus Papua dinilai berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

“Sedangkan pada sektor kesehatan, pemerintah memprioritaskan anggaran otsus bagi peningkatan layanan kesehatan, baik di dalam kota maupun wilayah pedalaman dan terpencil,” kata dia.

Program Otsus selama ini berdampak pada pembangunan di Papua. Infrastruktur yang dibangun selama ini adalah hasil dari dana Otsus yang digelontorkan pemerintah pusat untuk pembangunan Papua.

“Melalui Program Otonomi Khusus juga, pemerintah daerah bisa membangun infrastruktur seperti jembatan, jalan, serta sarana dan prasarana lain, termasuk program pemberdayaan bagi masyarakat asli Papua,” tuturnya.

Sebelumnya, pengumuman soal Papua Barat ini disampaikan Benny Wenda di akun Twitter-nya, Selasa (1/12). Benny Wenda memanfaatkan momen 1 Desember yang diklaim OPM sebagai hari kemerdekaan Papua Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recruitment of Police Members at Papua Regional Police Receives Appreciation from Traditional Leaders

Jayapura- Ramses Wally, one of the leading traditional figures in Papua Province, expressed his appreciation to the Papua Regional Police Chief, Inspector...

Rekrutan Anggota Polri di Polda Papua Mendapat Apresiasi dari Tokoh Adat

Jayapura- Ramses Wally, salah satu tokoh adat terkemuka di Provinsi Papua, memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, dan...

Positive Synergy: Cartenz Peace Ops Public Relations Task Force and Media Crew Build Solid Cooperation Through Gathering Events

Timika - The Cartenz Peace Ops Public Relations Task Force demonstrated its commitment to strengthening solid cooperation and mutual support by holding...

“Sinergi Positif: Satgas Humas Ops Damai Cartenz dan Awak Media Bangun Kerja Sama Solid Melalui Acara Silaturahmi”

Timika - Satgas Humas Ops Damai Cartenz memperlihatkan komitmen dalam memperkuat kerja sama yang solid dan saling mendukung dengan menggelar acara silaturahmi...

Recent Comments