Rabu 8 Desember, 2021
Beranda Pelayanan Pemekaran Wilayah Papua Permudah Pelayanan Kesehatan

Pemekaran Wilayah Papua Permudah Pelayanan Kesehatan

suaranewspapua.com. Jakarta: Rencana pemekaran wilayah Papua disambut baik oleh tokoh Papua Willem Frans Ansanay. Dia mengatakan, pemekaran akan berdampak pada meratanya sektor kesehatan.

Saat ini kata dia, sejumlah permasalahan masih ditemui di Papua. Seperti alokasi anggaran untuk kesehatan hanya berkisa 15 persen. Seharusnya anggaran sektor kesehatan bisa 25 atau 50 persen.

“Kalau infrastruktur bisa dengan alokasi anggaran lainnya,” kata Willem seusai acara Webinar Moya Discussion Group-Unity In Pembanguna Diversity (UID) dengan tema Kesehatan di Papua Melalui Dana Otsus.

Willem menuturkan dengan keterbatasan sarana kesehatan dan jarak yang jauh menjadi kendala dalam pelayanan kesehatan. Untuk itu, sebagai salah satu solusinya adalah dengan pemekaran wilayah Papua.

Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua mengatur sejumlah aspek. Di antaranya, mempertegas rencana pemekaran wilayah atau pemerintah provinsi (pemprov) di Papua.
 
“Dilakukan atau penegasan Pasal 76 tentang pemekaran daerah Papua. Dengan adanya pemekaran diharapkan pelayanan kesehatan bisa lebih cepat, tepat dan mudah dirasakan masyarakat,”ujar willem.
 
“Untuk itu pengawasan dana Otsus Papua harus dilakukan secara menyeluruh, agar dana tersebut terlaksana dengan maksimal. Saya mendorong untuk pemekaran Papua agar pelayanan masyarakat dapat mudah dijangkau,”terangnya.
 
Sementara itu, pemerhati Papua Profesor Imron Cotan mendukung adanya pemekaran Papua. Hal itu mengingat wilayah Papua begitu luas dengan penduduknya yang tidak banyak sehingga pelayanan kesehatan agak terhambat. Bisa dibayangkan, untuk menempuh wilayah diperlukan waktu berhari-hari.
 
“Saya setuju dengan adanya pemekaran untuk kemudahan pelayanan kesehatan di Papua. Sebab, kesehatan faktor utama pemenuhan kebutuhan manusia. Dengan sehat dan pendidikan baik, maka masa depan masyarakat Papua lebih baik,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Binmas Noken Peduli Anak Anak Papua Melalui Program SI IPAR

Papua- Binmas Noken memiliki program pemolisian tradisional, yaitu mengunjungi komunitas masyarakat dan membangun kedekatan dengan tokoh tokoh masyarakat juga dengan kelompok lainnya.

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

Recent Comments