Selasa 16 April, 2024
Beranda Pelayanan Di Merauke, Masyarakat Tolak MRP dan RDPU

Di Merauke, Masyarakat Tolak MRP dan RDPU

suaranewspapua.com. Merauke. Tokoh masyarakat Animha kabupaten Merauke Hendrikus Dinaulik didampingi Koorlap Tarsis rahailyaan dan tokoh masyarakat dari wilayah Kabupaten Boven Digoel, Mappi dan Asmat bersama masyarakat Animha mengelar aksi demo damai di kabupaten Merauke menolak, kedatangan MRP untuk melaksanakan rapat dengar pendapat tentang penolakan otsus di wilayah suku Animha, kabupaten merauke, senin/16/11/2020.

Aksi demo damai tersebut di koordinir oleh Bapak Hendrikus Dinaulik tokoh masyarakat Animha, bersama Koorlap Tarsis rahailyaan dan tokoh tokoh masyarakat dari wilayah Kabupaten Boven Digoel, Mappi dan Asmat.

jumlah massa yang diperkirakan lebih dari ratusan orang itu dengan menggunakan kendaraan pick up dan membawa pengeras suara serta bendera merah putih dan dua buah spanduk besar juga 11 buah pamphlet yang bertuliskan, “Kami Masyarakat Merauke Menolak RDP oleh MRP. NKRI Harga Mati”

Hendrikus Dinaulik pada kesempatan tersebut mengatakan, selaku perwakilan masyarakat malind dengan tegas kami menolak MRP untuk melaksanakan RDPU di Wilayah tanah Malind Merauke.

“Ingat dan Catat Baik- Baik, Otonomi khusus harus tetap dilanjutkan, karena sudah memberi manfaat bagi rakyat Papua,”tegasnya.

sementara itu, Tarsis Raheilyaan juga mengatakan bahwa, Kami pemilik tanah malind merauke ini menolak dengan tegas MRP untuk melaksanakan Rapat dengar pendapat umum di Wilayah Animha,”

Masa Demo damai tersebut diterima oleh bupati Merauke Frederikus Gebze, SE,M.Si, dengan mengatakan kami atas nama pemerintah daerah Kabupaten Merauke “ dengan ini menerima aspirasi masyarakat Merauke, kita akan menyurat hari ini juga ke MRP Propinsi Papua dengan memberikan beberapa pointnya diantaranya meminta rekomendasi dari 4 Kabupaten di wilayah Animha, kedua karena masih pandemic Covid-19 sehingga mematuhi protocol Kesehatan, Meminta persetujuan tokoh adat yang mempunyai wilayah Animha dan harus memiliki ijin dari pihak Keamanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Strategic Security Carried Out in Tembagapura After the Death of Abu Bakar Kogoya

Mimika- After the killing of Abu Bakar Kogoya who was shot by joint TNI-Polri officers from the Cartenz Peace Operations Task Force...

Pengamanan Strategis Dilakukan di Tembagapura Pasca Tewasnya Abu Bakar Kogoya

Mimika- Pasca tewasnya Abu Bakar Kogoya ditembak aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz pada 4 April 2024, aparat gabungan TNI-Polri...

The Acting Governor of Central Papua asks that the Nabire incident not be repeated

Jayapura- The Central Papua Provincial Government (Pemprov) asks that the Nabire incident not be repeated, therefore people who want to express their...

Pj Gubernur Papua Tengah minta insiden Nabire jangan terulang

Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta insiden Nabire jangan terulang, karena itu masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau demo agar melaksanakan...

Recent Comments