Selasa 16 April, 2024
Beranda Keamanan dan Ketertiban Polisi Antisipasi Peredaran Miras Di Wamena Jelang Natal

Polisi Antisipasi Peredaran Miras Di Wamena Jelang Natal

suaranewspapua.com. WAMENA- Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua sudah disiagakan untuk mencegah peredaran minuman beralkohol baik oplosan maupun minuman keras berlabel, jelang hari Natal dan tahun baru 2021.

Kapolres Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dominggus Rumaropen di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (4/11) mengatakan, minuman keras menjadi pemicu konflik sehingga dalam rangka Natal dan tahun baru polisi meningkatkan razia ke tempat-tempat yang berpotensi sebagai titik produksi minuman keras.

“Saya imbau, kalau pembuat minuman beralkohol tertangkap, dia akan merayakan tahun baru di dalam lembaga pemasyarakatan (LP) karena kami akan proses hukum, tidak akan dibebaskan, sebab minuman keras itu pemicu konflik di akhir tahun,” kata Dominggus seperti dikutip dari Antara.

Dominggus mengatakan, sebanyak 16 orang pembuat minuman keras oplosan yang diringkus polisi sudah diproses hingga tahap dua ke pengadilan, dengan penerapan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan agar sanksinya efektif atau memberikan efek jera.

Menurut polisi, tingkat kejahatan biasa meningkat pada bulan-bulan memasuki akhir tahun seperti November hingga Desember dan mereka sudah siap mengimbangi dengan razia. Razia yang dilakukan Polres Jayawijaya melibatkan kekuatan peleton.

Ia memastikan Jayawijaya sebagai sentral perekonomian, pemerintahan untuk beberapa kabupaten di wilayah pegunungan sehingga akan mendorong banyaknya aktivitas masyarakat.

“Biasanya mobilitas akhir tahun yang juga jelang hari raya yang tinggi, bisa memicu munculnya gangguan kamtibmas, seperti jambret, pencurian sehingga kami tetap mengimbanginya dengan meningkatkan kegiatan kepolisian,” kata dia.

Jayawijaya merupakan sentral perekonomian sebab hingga kini sebagian besar kebutuhan sembilan bahan pokok yang diangkut ke daerah pegunungan tengah dengan pesawat. Bahan pokok tersebut diangkut melalui Bandara Wamena, lalu didistribusikan lagi dengan mobil ke Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, bahkan Kabupaten Yalimo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Strategic Security Carried Out in Tembagapura After the Death of Abu Bakar Kogoya

Mimika- After the killing of Abu Bakar Kogoya who was shot by joint TNI-Polri officers from the Cartenz Peace Operations Task Force...

Pengamanan Strategis Dilakukan di Tembagapura Pasca Tewasnya Abu Bakar Kogoya

Mimika- Pasca tewasnya Abu Bakar Kogoya ditembak aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz pada 4 April 2024, aparat gabungan TNI-Polri...

The Acting Governor of Central Papua asks that the Nabire incident not be repeated

Jayapura- The Central Papua Provincial Government (Pemprov) asks that the Nabire incident not be repeated, therefore people who want to express their...

Pj Gubernur Papua Tengah minta insiden Nabire jangan terulang

Jayapura- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta insiden Nabire jangan terulang, karena itu masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi atau demo agar melaksanakan...

Recent Comments