Jumat 14 Juni, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Fakta Alasan KKB Rerut Anggota Berusia Muda

Fakta Alasan KKB Rerut Anggota Berusia Muda

suaranewspapua.com. Kepolisian mengungkap tujuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang gencar merekrut anggota denga usia yang masih remaja. Hal ini dikabarkan pasca upaya penegakan hukum oleh aparat dan didapati anggota separatis bernama Rufinus Tigau.

Sebelumnya Rafinus dikabarkan terlibat kontak tembak dengan satgas Nemangkawi di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Senin, 26 Oktober 2020.

Rufinus dan keluarga termasuk Katolik taat di kampung tersebut, yang kemudian berlawanan pihak dengan keluarga karena paksaan KKB.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan Kelompok Rufinus memang sudah menjadi DPO pengejaran TNI-Polri. Karena KKB wilayah Jalai kerap membuat resah masyarakat.

“Rufinus Tigau merupakan anggota KKB. Kelompok bersenjata ini memang membuat resah masyarakat di kampung Jalai. Suka merampas harta masyarakat bahkan tak segan untuk membunuh,” ucap Awi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020).

Awi kemudian membeberkan fakta soal kekejaman Rufinus dari pihak keluarga yaktu ayah tiri yang besangkutan bernama Antonius Abugau. Wawancara satgas Nemangkawi dengan Antonius menyebut Rufinus memang telah berubah sejak bergabung dengan kelompok KKB.

“Dari keterangan ayah tiri Rufinus bahwa memang anak tirinya ini berubah sejak gabung ke KKB. Kelompok ini selalu merampas, mengancam pemuda kampung Jalai, bahkan sudah membunuh kepala suku kira kira Agustus lalu, karena membela mama-mama penjual di pasar yang ditindas mereka.” kata Awi menirukan pernyataan ayah Tiei Rufinus.

Adik kandung Rufinus Tigau, Juius Abugau juga mengaku ikhlas atas meninggalnya sang kakak dalam kontak tembak dengan TNI-Polri.

Menurut Juius dalam keterangan kepada penyidik, bahwa kakaknya telah bergabung dengan KKB sejak 1 tahun silam.

“Keluarga Rufinus sudah ikhlas tetapi marah dan ketakutan dengan kelompok KKB karena tabiat buruk mereka. Bersedih dan malu karena anak mereka bergabung KKB, meresahkan masyarakat setempat,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Bhayangkari Cabang Intan Jaya Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat Di Pedalaman Papua

Sugapa – Bhayangkari Cabang Intan Jaya menggelar Bhayangkari Peduli dengan membagikan bantuan sembako serta Pakaian kepada masyarakat Pedalaman Papua yang bertempat di...

Bhayangkari Peduli Tembus Zona Merah Di Intan Jaya

Sugapa - Ketua Bhayangkari Cabang Intan Jaya, Ny. Yati Afrizal Asri bersama Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri menemui anak-anak di Distrik...

Pressure for Decisive Action Against KKB Following Rusli’s Death in Paniai

Papua- In the aftermath of the tragic incident that claimed the life of Rusli (40) in a shooting carried out by the...

Desakan Tindakan Tegas Terhadap KKB Setelah Tewasnya Rusli di Paniai

Papua — Pasca insiden tragis yang menewaskan Rusli (40) dalam penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Paniai, Jayapura...

Recent Comments