Selasa 7 Desember, 2021
Beranda Agama Pelaksanaan Haji dan Umrah Tertunda, Jemaah Diminta Sabar dan Ikhlas

Pelaksanaan Haji dan Umrah Tertunda, Jemaah Diminta Sabar dan Ikhlas

suaranewspapua.com. JAYAPURA- Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Syamsuddin mengatakan, pelayanan penyelenggaraan ibadah haji adalah tugas nasional sebagaimana diamanatkan oleh Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2019.

“Karena adanya pandemi, sehingga pelaksanaan ibadah haji tertunda, namun untuk ibadah umrah yang sepanjang tahun dilaksanakan, maka tugas Kemenag di daerah adalah mengedukasi umat dan berkomunikasi,” ucap Syamsuddin.

“Dan tak henti – hentinya menyampaikan kepada umat agar tetap sabar dan ikhlas, karena tujuan dari penundaan ini adalah untuk keselamatan diri jemaah dan seluruh mitra sebagai penyelenggara ibadah haji dan umrah,” lanjut dia.

Jagong Masalah Haji dan Umrah

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua menggelar kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) dengan tema “Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Masa Pandemi Covid-19”, di Kota Jayapura, Rabu (28/10/2020).

Kegiatan Jamarah tahun ini menghadirkan narasumber secara virtual Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama RI, H. Muhajirin Yanis dan Direktur Bina Haji Kementerian Agama RI, Khoirizi H.Dasir.

Beberapa hal mengemuka pada kegiatan Jamarah tahun ini, utamanya mengenai tertundanya pelaksanaan ibadah haji dan ditiadakannya ibadah umrah disebabkan adanya pandemi Covid-19.

Hal lainnya mengemuka dalam Jamarah kali ini adalah terkait Biro Perjalanan Ibadah memiliki dana deposit jamaah sebagai dana jaminan yang diatur dalam Undang – Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker/Omnibus Law) yang ditanyakan oleh peserta Jamarah.

Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Musa Narwawan mengatakan, kegiatan Jamarah dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan untuk berdiskusi tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Dalam kegiatan Jamarah tahun ini, pihaknya menyampaikan kepada para penyelenggara ibadah haji dan umrah yang merupakan mitra Kemenag terkait tidak dilaksanakannya ibadah haji dan umrah.

“Jadi kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan agar berbagai pihak yang belum memahami persoalan yang ada dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah terutama tahun ini karena ada pandemi, sehingga perlu kita jelaskan persoalan yang terjadi,” jelas Musa.

Pihaknya berharap para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut dapat menindaklanjuti kepada para jemaah agar pelaksanaan ibadah haji dan umrah bisa maksimal.

“Biaya yang begitu besar dikeluarkan kalau tidak dilaksanakan secara maksimal, maka akan sia-sia. Kalau target untuk mencapai haji mabrur itu maka diberikan pembinaan maksimal,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Recent Comments