Sabtu 4 Desember, 2021
Beranda Hukum&Kriminal Satgas Nemangkawi Kejar Pelaku Penembakan Rombongan TGPF Intan Jaya

Satgas Nemangkawi Kejar Pelaku Penembakan Rombongan TGPF Intan Jaya

suaranewspapua.com. Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Menkopolhukam Mahfud Md ditembaki oleh kelompok KKB Kemabu di Kampung Mamba Bawah, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jayapura. Satu anggota TGPF yakni Bambang Purwoko (Dosen UGM) mengalami luka tekena tembakan dan 1 anggota TNI.

Mobil rombongan TGPF ini ditembaki di Distrik Hidatifa usai melakukan olah TKP di lokasi penembakan pendeta di Intan Jaya, Jayapura, Papua, Jumat (9/10/2020).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, anggota tim Satgas Nemangkawi dibantu Brimob dan TNI sudah diperintahkan untuk mengejar para pelaku yang melakukan penembakan rombongan TGPF tersebut.

“Kapolda Papua (Irjen Paulus Waterpaw) telah perintahkan Dirkrimum, Kasatbrimob untuk koordinasi dengan TNI dan satgas nemangkawi untuk mengejar pelaku penembakan di Intan Jaya,” kata Awi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2020).

Awi menyampaikan jajarannya juga tengah mengupayakan untuk segera mengevakuasi Bambang Purwoko dan Sertu Faisal yang mengalami luka tembak untuk segera dievakuasi ke Rumah Sakit agar mendapatkan penanganan lebih insentif.

“Mengupayakan segera untuk 2 korban yang tertembak dari 1 orang anggota TNI dan 1 orang dari TGPF untuk dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Awi.

Sementara itu, Kasatgas Nemangkawai Brigjen Pol Roycke Harry Langie menyebut bakal berusaha keras untuk mengejar para pelaku yang melakukan penembakan ini. Menurut Roycke, kemungkinan KKB takut dengan keberadaan TGPF untuk mengungkap pelaku penembakan terhadap pendeta Yeremia di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita.

“KKB ini sepertinya takut kalau TGPF bisa mengungkap bahwa yang melakukan penembakan pendeta Yeremia ini mereka sini. Makanya mereka tidak ingin adanya TGPF,” ucapnya.

Menurut Roycke, upaya penembakan terhadap TGPF ini juga semakin menegaskan bahwa pelaku penembakan pendeta Yeremia bukanlah aparat dari TNI maupun Polri, melainkan KKB dan simpatisannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Jelang HUT OPM Polri Lakukan Patroli Skala Besar di Maybrat

Manokwari. Dansat Brimob Polda Papua Papua Barat, Kombes pol. Semmy Ronny Thabaa., dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan, satuan gabungan melakukan operasi berskala...

Polri Pastikan Keamanan Terjaga Saat HUT OPM 1 Desember

Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia memastikan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait dengan adanya kegiatan peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM),...

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ini Pesan Tokoh Agama Papua

Jayapura – Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2022, Tokoh Agama Papua Bapak Pdt. M.P.A Mauri, S.Th, mengajak seluruh Masyarakat Papua...

Recent Comments