Sabtu 4 Desember, 2021
Beranda Pembangunan PT. Pertamima bangun terminal LPG di Maluku dan Papua

PT. Pertamima bangun terminal LPG di Maluku dan Papua

suaranewspapua.com. AMBON- PT Pertamina (Persero) sementara melakukan pembangunan terminal LPG di wilayah Papua dan Maluku sebagai upaya peningkatan ketahanan energi nasional wilayah Indonesia timur.

“Dua lokasi yang sementara dilakukan pembangunan terminal LPG adalah Terminal LPG Jayapura dan Terminal LPG Wayame Ambon, masing-masing dibangun dengan kapasitas 2 x 1.000 Metrik Ton (MT),” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region VIII, Edi Mangun, Kamis.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur ini melengkapi percepatan pembangunan infrastruktur penunjang lainnya untuk memenuhi kebutuhan LPG dikemudian hari.

Hal ini sejalan dengan peningkatan konsumsi LPG dimana naik sekitar 15 persen di tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019.

Adapun tren konsumsi sejak tahun 2016 menunjukkan kenaikan rata-rata tahunan sekitar 24 persen dari konsumsi 4.120 MT (Metric Ton) di tahun 2016 tumbuh hingga 8.802 MT di tahun 2019.

“Hingga 2025, Pertamina memprediksi bahwa penggunaan LPG di wilayah timur akan tumbuh hingga level 35.263 MT, ” katanya.

Edi mengakui, meskipun dalam situasi pandemi, Pertamina terus berupaya untuk menyelesaikan proyek ketahanan energi ini, bahkan Terminal LPG Wayame diprediksi akan dapat beroperasi pada awal pertengahan tahun 2021.

Fasilitas utama yang dibangun di masing-masing lokasi Terminal LPG baru ini antara lain tangki spherical sebagai fasilitas penyimpanan utama, fasilitas pengisian LPG ke mobil tangki, dan dermaga untuk penerimaan LPG dari kapal tanker. Nantinya jalur distribusi LPG akan mengandalkan aspek laut sehingga lebih efisien dalam proses distribusinya.

Dijelaskannya, pembangunan terminal LPG tentu akan membawa dampak yang positif bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan LPG rumah tangga maupun bidang usaha seperti kuliner, catering, dan industri.

“Pembangunan ini juga tentu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan khususnya penyediaan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Edi.

Pembangunan terminal LPG ini merupakan penugasan Pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 2157 K/10/MEM/2017 Tentang Penugasan Kepada PT Pertamina (Persero) dalam Pembangunan dan Pengoperasian Tangki Penyimpanan Bahan Bakar Minyak Dan Liquefied Petroleum Gas.

Terdapat empat daerah yang menjadi sasaran dibangunnya terminal LPG yakni Bima di Nusa Tenggara Barat, Ambon di Maluku, Jayapura di Papua, dan Kupang, NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Jelang HUT OPM Polri Lakukan Patroli Skala Besar di Maybrat

Manokwari. Dansat Brimob Polda Papua Papua Barat, Kombes pol. Semmy Ronny Thabaa., dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan, satuan gabungan melakukan operasi berskala...

Polri Pastikan Keamanan Terjaga Saat HUT OPM 1 Desember

Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia memastikan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait dengan adanya kegiatan peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM),...

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ini Pesan Tokoh Agama Papua

Jayapura – Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2022, Tokoh Agama Papua Bapak Pdt. M.P.A Mauri, S.Th, mengajak seluruh Masyarakat Papua...

Recent Comments