Selasa 20 Oktober, 2020
Beranda Hukum&Kriminal Pendemo di Kaimana, Papua Barat, Tak Miliki Izin Dibubarkan Polisi

Pendemo di Kaimana, Papua Barat, Tak Miliki Izin Dibubarkan Polisi

Suaranews.com,Kaimana – Sejumlah massa pendemo yang hendak melakukan aksi damai di depan kantor Dewan Adat Kaimana, Senin (28/9) guna mempertanyakan hasil seleksi CPNS formasi tahun 2018 yang belum diumumkan dibubarkan.

Pembubaran aksi massa oleh aparat Kepolisian Polres Kaimana dibantu sejumlah personel Brimob, Polda Papua Barat yang saat ini membackup Pilkada Kaimana.

Pendemo dibubarkan oleh aparat keamanan karena tidak memiliki izin resmi, dari pihak Kepolisian Kaimana. Meski sebelumnya para pendemo telah mengajukan, surat permohonan izin ke Polres Kaimana.

Setelah dibubarkan, koordinator aksi serta sejumlah pendemo dibawa ke Mapolres Kaimana untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kapolres Kaimana melalui Kabag Ops Polres Kaimana AKP Ferdinandus Mardi, kepada awak media di Kantor Dewan Adat Kaimana mengatakan, pembubaran massa pendemo tersebut setelah menindaklanjuti permohonan surat izin dari pendemo yang diajukan, Jumat (25/9).

“Yang jelas sudah ada pemberitahuan ke kami sejak Jumat lalu, kemudian kita proses. Namun karena situasi pandemi, makanya kita tolak dengan memberikan STTB penolakan,” tegas nya.

Dikatakan Kabag Ops, setelah adanya penolakan dan pemberitahuan melalui STTB, seharusnya tidak lagi melanjutkan aksi dari para pendemo. Namun karena masih dilanjutkan, sehingga pihaknya melakukan pembubaran.

“Yah, otomatis kalau sudah ada penolakan, namun mereka tetap paksa, mau tidak mau kami harus bubarkan,” kata Kabag Ops.

Pernyataan sikap yang diterima oleh wartawan ditandatangani oleh koordinator aksi Subhan Sabuku, menuntut tiga poin penting dari para pendemo. Menuntut kepada Pemda Kabupaten Kaimana untuk segera mengumumkan hasil seleksi CPNSD Kabupaten Kaimana tahun 2018.

Meminta kepada Kemenpan RB, Kemendagri dan BKN RI untuk menginstruksikan kepada Bupati Kabupaten Kaimana, mengumumkan hasil seleksi CPNSD Kabupaten Kaimana tahun 2018. Mendesak DPRD Kabupaten Kaimana untuk memanggil Bupati Kaimana guna mempertanggungjawabkan hasil seleksi CPNSD Kabupaten Kaimana tahun 2018 yang belum diumumkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Binmas Noken Polri Sambangi Masyarakat Distrik Balingga Sampaikan Pesan Kamtibmas

suaranewspapua.com. TIOM- Di Pasar Kota Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Binmas Noken Polri, Polres Lany Jaya melaksanakan kegiatan sambang Kamtibmas kepada masyarakat Distrik...

Kebutuhan Listrik Masyarakat Wamena Terpenuhi Dengan Penambahan Enam Pembangkit Listrik Baru

suaranewspapua.com. Enam unit mesin pembangkit listrik baru di Wamena, telah didatangkan dari Manokwari Provinsi Papua Barat. Penambahan mesin pembangkit...

Kepala Suku Besar Doreri Ingatkan Masyarakat Tolak Ajakan Naikkan Bendera Bintang Kejora

suaranewspapua.com. MANOKWARI- Kepala Suku Besar Doreri, Gaad Hendrik Rumfabe.SH.MSi, dengan tegas  menyerukan agar komponen masyarakat Manokwari di wilayah Doreri, tidak mudah terprovokasi...

Kebakaran Bekas Kantor Dukcapil Deiyai Papua Diselidiki Polisi

suaranewspapua.com. JAYAPURA- Polisi selidiki kebakaran bekas kantor lama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua. Kebakaran...

Recent Comments