Jumat 19 Juli, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Operasi Yustisi Polda Papua Barat, Sebagian Warga di Manokwari dan Sorong Belum...

Operasi Yustisi Polda Papua Barat, Sebagian Warga di Manokwari dan Sorong Belum Patuh Terhadap Penggunaan Masker

Suaranewspapua.com. MANOKWARI- Kapolda Papua Barat, Inspektur Jendral Polisi, (Irjen Pol) Tornagogo Sihombing mengungkap bahwa selama operasi yustisi digelar di Papua Barat, sebagian besar Masyarakat belum patuh terhadap himbauan menggunakan masker dan menjaga jarak, hal ini terjadi paling banyak warga di Manokwari dan Kota Sorong.

Berdasarkan data Operasi Yustisi sejauh ini Warga yang mendapat teguran lisan sebanyak 240 sementara teguran tertulis atau setiap pelanggar yang di catat saat tidak menggunakan Masker sebanyak 664 Orang dan lain-lain sebanyak 208.

“Paling banyak di Manokwari, kedua Sorong Kota kali ya” Kata Kapolda Irjen Pol Tornagogo Sihombing Sabtu 26 September 2020.

Meski demikian Kapolda juga mengakui, bahwa sejauh ini selama berlangsung Operasi Yustisi sudah ada peningkatan kesadaran Masyarakat, namun di lain sisi masih ada juga yang mengganggap bahwa tidak apa-apa kalau tidak menggunakan  Masker.

“Ini Pemahaman yang salah ya, tapi petugas di lalu linta saat ini intens terus, saya sudah perintahkan, anda tiap hari harus sabar dan jangan bosan untuk meminta Masyarakat yang berkendara harus memakai masker sama seperti memakai Helm” Ujar Kapolda.

Warga yang menggunakan Helm saat berkendara itu untuk keselamatan dia, sedangkan menggunakan masker tujuanya keselamatan dirinya serta tidak menyebar virus kepada orang lain.

Dijelaskan bahwa pelanggar yang paling banyak yakni penggunaan Masker, kemudia dalam operasi yustisi yang dilakukan secara Mobile juga petugas memantau warga yang berkerumun serta yang paling penting adalah mencuci tangan.

“Kami saat ini konsen ke para pelaku usaha dalam hal setiap pengunjung seperti di Swalayan dan Mall harus mencuci tangan, kalau memang tidak mencuci tangan bawalah Hand Sanitizir, jadi ketika dia bertemu orang sebelum menyentuh wajah, tangan di semprot dengan Hand Sanitizir” Saran Kapolda Papua Barat kepada Warga.

Pesan Kapolda untuk melawan Virus Corpna saat ini, harus solidaritas yang dimulai dari diri sendiri kemudian Comunitas.

Dia menegaskan bahwa sebagai konsekwensi logis dalam Operasi Yustisi ini akan terus digelar setiap hari berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 kemudian Maklumat Kapolri, Jendral Polisi Idham Azis dan Pergub Papua Barat Nomor 23 Tahun 2020.

Selama Operasi Yustisi di gelar di Papua Barat, hukuman yang diberikan kepada pelanggar masih sebatas teguran lisan kemudian tindakan yakni diminta untuk membaca Pancasila.

“Sangsi sudah kita berikan setelah 7 hari digelar sosialisasi, warga yang melanggar diminta membaca Pancasila, kemudian ada juga yang diminta sikap sempurna sambil hormat menghadap jalan. tetapi kedepan kita akan lihat perkembangan” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Мостбет Приложение Apk Для Android а Ios Скачать Версия 202

Мостбет Приложение Apk Для Android а Ios Скачать Версия 2024Скачать Приложение Mostbet Для Android Apk И Ios БесплатноContentПреимущества Использования Приложения МостбетСкачать Mostbet Приложение для...

To quell riots in Puncak Jaya, Cartenz Peace Task Force is deployed

Jayapura- Members of the Cartenz Peace Task Force have arrived in Mulia, Kab. Puncak Jaya, Central Papua to help restore security after.

Redam Kerusuhan di Puncak Jaya, Satgas Damai Cartenz Dikerahkan

Jayapura- Anggota Satgas Damai Cartenz telah tiba di Mulia, Kab. Puncak Jaya, Papua Tengah untuk membantu memulihkan keamanan seusai kerusuhan.

Catholic Religious Figure: There is No Difference in Maintaining Peace

Jayapura - Chairman of the Papuan Catholic Youth, Melianus Asso, expressed his appreciation to the TNI and Polri security forces who have...

Recent Comments