Sabtu 13 April, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Operasi Yustisi Polda Papua Barat, Sebagian Warga di Manokwari dan Sorong Belum...

Operasi Yustisi Polda Papua Barat, Sebagian Warga di Manokwari dan Sorong Belum Patuh Terhadap Penggunaan Masker

Suaranewspapua.com. MANOKWARI- Kapolda Papua Barat, Inspektur Jendral Polisi, (Irjen Pol) Tornagogo Sihombing mengungkap bahwa selama operasi yustisi digelar di Papua Barat, sebagian besar Masyarakat belum patuh terhadap himbauan menggunakan masker dan menjaga jarak, hal ini terjadi paling banyak warga di Manokwari dan Kota Sorong.

Berdasarkan data Operasi Yustisi sejauh ini Warga yang mendapat teguran lisan sebanyak 240 sementara teguran tertulis atau setiap pelanggar yang di catat saat tidak menggunakan Masker sebanyak 664 Orang dan lain-lain sebanyak 208.

“Paling banyak di Manokwari, kedua Sorong Kota kali ya” Kata Kapolda Irjen Pol Tornagogo Sihombing Sabtu 26 September 2020.

Meski demikian Kapolda juga mengakui, bahwa sejauh ini selama berlangsung Operasi Yustisi sudah ada peningkatan kesadaran Masyarakat, namun di lain sisi masih ada juga yang mengganggap bahwa tidak apa-apa kalau tidak menggunakan  Masker.

“Ini Pemahaman yang salah ya, tapi petugas di lalu linta saat ini intens terus, saya sudah perintahkan, anda tiap hari harus sabar dan jangan bosan untuk meminta Masyarakat yang berkendara harus memakai masker sama seperti memakai Helm” Ujar Kapolda.

Warga yang menggunakan Helm saat berkendara itu untuk keselamatan dia, sedangkan menggunakan masker tujuanya keselamatan dirinya serta tidak menyebar virus kepada orang lain.

Dijelaskan bahwa pelanggar yang paling banyak yakni penggunaan Masker, kemudia dalam operasi yustisi yang dilakukan secara Mobile juga petugas memantau warga yang berkerumun serta yang paling penting adalah mencuci tangan.

“Kami saat ini konsen ke para pelaku usaha dalam hal setiap pengunjung seperti di Swalayan dan Mall harus mencuci tangan, kalau memang tidak mencuci tangan bawalah Hand Sanitizir, jadi ketika dia bertemu orang sebelum menyentuh wajah, tangan di semprot dengan Hand Sanitizir” Saran Kapolda Papua Barat kepada Warga.

Pesan Kapolda untuk melawan Virus Corpna saat ini, harus solidaritas yang dimulai dari diri sendiri kemudian Comunitas.

Dia menegaskan bahwa sebagai konsekwensi logis dalam Operasi Yustisi ini akan terus digelar setiap hari berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 kemudian Maklumat Kapolri, Jendral Polisi Idham Azis dan Pergub Papua Barat Nomor 23 Tahun 2020.

Selama Operasi Yustisi di gelar di Papua Barat, hukuman yang diberikan kepada pelanggar masih sebatas teguran lisan kemudian tindakan yakni diminta untuk membaca Pancasila.

“Sangsi sudah kita berikan setelah 7 hari digelar sosialisasi, warga yang melanggar diminta membaca Pancasila, kemudian ada juga yang diminta sikap sempurna sambil hormat menghadap jalan. tetapi kedepan kita akan lihat perkembangan” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Prospering the Mosque, 2024 ODC Personnel Deliver Friday Sermons

In an effort to make the mosque prosperous and provide the best service to the community, ODC...

Makmurkan Masjid, Personel ODC 2024 Mengisi Khutbah Jumat

Dalam upaya memakmurkan masjid dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, personel ODC 2024 melaksanakan khutbah Jumat di...

Oksibil, April 12 2024- The service celebrating the birthday of the Bintang Mountains Regency took place in a solemn and orderly manner.

The community is very enthusiastic about this year's celebration in Oksibil City, Bintang Mountains Regency. Residents flocked...

Oksibil, 12 April 2024- Ibadah perayaan hari ulang tahun Kabupaten Pegunungan Bintang berlangsung dengan hikmad dan tertib.

Oksibil, 12 April 2024- Ibadah perayaan hari ulang tahun Kabupaten Pegunungan Bintang berlangsung dengan hikmad dan tertib.

Recent Comments