Senin 6 Desember, 2021
Beranda Hukum&Kriminal Seorang Pelaku Kasus Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Ditangkap Polisi

Seorang Pelaku Kasus Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Ditangkap Polisi

suaranewspapua.com. JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, polisi menangkap seorang pria berinisial AS yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo Hendry Jovinski. “Pagi ini sudah tertangkap satu orang berininisial AS, doakan saja anggota kita di sana terus punya eksistensi, tetap bersemangat untuk bisa mengungkap para pelaku,” ujar Paulus di Jayapura, Kamis (17/9/2020). AS diduga memiliki peran dalam pembunuhan Hendry bersama terduga pelaku utama Senat Soll (SS) yang telah menyatakan diri sebagai pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap 3. Paulus memastikan pengungkapan kasus pembunuhan Hendry Jovinski menjadi prioritas Polda Papua.

Sampai saat ini, masih ada dua perwira menengah Polda Papua yang memimpin langsung pengungkapan kasus tersebut.

“Di sana masih ada Dirkrimum Polda Papua yang memimpin langsung penyelidikan di sana, kemudian Dansat Brimob yang masih memimpin operasional daripada satuan Brimob maupun satuan terbuka di sana,” kata Paulus.

Ia berharap penangkapan AS bisa membantu pengungkapan kasus tersebut, terutama untuk menemukan SS yang merupakan pecatan anggota TNI.

“Kita akan terus mencari pelaku utama yang sudah kita jadikan DPO, yaitu Senat Soll,” kata dia.

Latar belakang pembunuhan Hendry Jovinski, terang Paulus, sangat penting karena korban memiliki peran penting dalam proses Pilkada serentak 2020 di Yahukimo.

“Kita ingin menggali apa latar belakang kekerasan yang dilakukan terhadap pegawai muda dari penyelenggara Pemilukada di Yahukimo, apakah murni kriminal di jalan atau ada upaya-upaya sedimikian rupa untuk menganggu kelancaran proses Pilkada di Yahukimo,” tuturnya.  

Bahkan, Paulus melihat pembunuhan terhadap M Thoyib pada 20 Agustus 2020 dan Yauzan pada 26 Agustus 2020, sebagai pengalihan isu terhadap motif pembunuhan Hendry Jovinski.

“Dugaan kami, dua (pembunuhan) terakhir itu hanya pengalihan, fokus utamanya ada di korban Hendry Jovinski, itu yang menjadi pertanyaan besar, berarti ada relevansinya dengan beberapa pihak,” kata Paulus.

Sebelumnya, setelah kasus tewasnya Hendry, ada dua kasus pembunuhan lainnya di sekitar lokasi tersebut. 

Kasus kedua terjadi pada 20 Agustus 2020 bertempat di Jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo dengan korban Muhammad Thoyib (39) yang merupakan tukang mebel.

Sedangkan kasus ketiga terjadi pada 26 Agustus,  yang bertempat di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung, Distrik Dekai dengan korban Yauzan Alias Ocang (34), seorang tukang antar batako.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Recent Comments