Senin 26 Februari, 2024
Beranda Hukum&Kriminal Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI

Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI

suaranewspapua.com- JAYAPURA- Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III membantah klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama yang menyatakan sempat menguasai Ibu Kota Kabupaten Nduga Papua, dan menewaskan delapan prajurit TNI pada Sabtu pagi (5/9/2020).

“Tidak benar dan tidak ada penguasaan Keneyam Ibu Kota Kabupaten Nduga Papua oleh TPNPB apalagi klaim soal ditembaknya delapan prajurit TNI di Markas TNI di Pasar baru Ibu Kota Keneyam, Kabupaten Ndpuga, Papua,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa, seperti di lansir dari daerah.sindonews.com, Sabtu malam (5/9/2020).

Saat ini, kata Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa, pihak TNI tengah melakukan penyisiran di Keneyam Ibu Kota Kabupaten Nduga Papua

Dia juga menyesalkan klaim TPNPB tersebut karena tanpa disertai bukti-bukti. “Kita bisa lihat fakta di lapangan saat ini,” timpal Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa.

Sebelumnya Pimpinan Panglima Daerah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama Brigadir Jenderal Egianus Kogeya mengklaim Pasukan khusus Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama sempat menguasai Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga Papua, dan menewaskan delapan prajurit TNI pada, Sabtu pagi (5/9/2020)

Menurut Panglima Kodap III Ndugama Brigjen Egianus Kogeya dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews dalam laporan Sabtu pagi Komadan Lapangan Perang Perek Jelas Kogeya melaporkan bahwa sedang menguasai Markas TNI di Pasar baru Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga Papua.

“Kronologis laporan yang diterima Pagi ini (Sabtu 5/9/2020) jam 04.00 subuh seluruh Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama mengepung satu Pos Pasukan TNI di Pasar Baru Yantung Ibu Kota Kabupaten Nduga Keneyam,” katanya.

Dalam serangan ini pagi subuh itu, ungkap Egianus Kogeya, bidikan pertama delapan anggota pasukan TNI tewas di tempat dan bidikan berikutnya Pos TNI pasar lama itu jadi buyung-bujung dan tidak ada balasan dari pihak Pasukan TNI dari dalam Pos Permanen itu sampai jam 05.30 pagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

The Action and Gakum Task Force Conducts Dialogical Patrols in the Kiwirok District

Oksibil- Kiwirok District 2024 ODC Action and Gakum Task Force carries out joint patrols as an effort to maintain security and order...

Satgas Tindak dan Gakum Laksanakan Patroli Dialogis di Distrik Kiwirok

Oksibil- Satgas Tindak dan Gakum ODC 2024 Distrik Kiwirok melaksanakan patroli gabungan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, 23...

BKO Sat Brimob Polda Papua Conducts Combat Patrols in Serambakon District

Oksibil- Papua Police Mobile Brigade personnel assigned as BKO (Operational Police Assistance) of the Papua Police Mobile Brigade Unit carry out combat...

BKO Sat Brimob Polda Papua Laksanakan Patroli Tempur Di Distrik Serambakon

Oksibil- Personel Brimob Polda Papua yang ditugaskan sebagai BKO (Bantuan Kepolisian Operasional) Satuan Brimob Polda Papua melaksanakan patroli tempur di Distrik Serambakon,...

Recent Comments