Senin 6 Desember, 2021
Beranda Politik Tak Ingin Ada Pembangunan Pabrik Semen di Daerahnya, Himaja Temui DPR Papua

Tak Ingin Ada Pembangunan Pabrik Semen di Daerahnya, Himaja Temui DPR Papua

Suaranewspapua.com- JAYAPURA- Adanya wacana untuk  membangun pabrik semen di Wamena Kabupaten Jayawijaya, mendapat penolakan keras dari Himpunan Mahasiswa Jayawijaya (Hipmaja). Dan penolakan itu tertuang dalam pernyataan sikap yang disampaikan langsung ke Ketua DPR Papua,  Jhony Banua Rouw, SE lewat audiensi yang dilakukan di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua, Senin (29/6), siang.

Ketua Hipmaja Elias Wonda mengatakan, pembangunan pabrik semen yang direncanakan di Wamena dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Dimana sisi negatifnya adalah akan merusak keindahan Kabupaten Jayawijaya. Salah satunya pencemaran Kali Baliem yang merupakan satu-satunya kali di Kabupaten Jayawijaya.

“Jadi kami seluruh elemen masyarakat Jayawijaya menolak keras wacana pembangunan pabrik semen tersebut,” tegas Elias Wonda saat ditemui sejumlah wartawan usai melakukan audiiensi dengan pimpinan dan anggota di kantor DPR Papua di Ruang Banggar.

Untuk itu,  Elias Wonda meminta, DPR Papua segera memanggil eksekutif dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua, pemilik ulayat dan tokoh-tokoh Jayawijaya untuk melakukan rapat bersama.

“Tapi pada prinsipnya kami tetap menolak pabrik semen. Dan hari ini Ketua DPRP dan beberapa ketua komisi telah memfasilitasi kami,” ujarnya.

Lukas Wanimbo selaku pemilik ulayat dan perwakilan masyarakat Distrik Pisugi menambahkan, apapun nantinya yang dibahas, pihaknya tetap menolak rencana pembangunan pabrik semen tersebut.

Sebab lanjut Lukas, topografi Kabupaten Jayawijaya berbentuk kuali. Dan masyarakat setempat menggantungkan hidupnya pada Kali Baliem yang merupakan satu-satunya kali di Kota Wamena.

“Sehingga kami pemilik tanah tetap menolak wacana tersebut,”  tandas Lukas Wanimbo.

Sementara itu Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw,SE mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa asal Jayawijaya itu, dan akan memangil Dinas ESDM.

“Kami akan undang dinas terkait, mungkin Minggu depan. Kami akan tanya alasan utama pendirian pabrik semen tersebut,” jelas Politisi Partai NasDem itu yang akrab disapa JBR.

Hanya saja kata JBR,  pada prinsipnya mahasiswa asal Jayawijaya ini tetap menolak wacana pembangunan pabrik semen tersebut.

“Jadi kalau kita bicara hadirnya pabrik semen di Wamena memang bisa membantu pembangunan, tapi kita juga harus tahu dulu apakah bahan bakunya kualitas nomor 1, 2 dan 3. Semen juga ada kualitasnya, jadi kalau kualitas 3 kita tidak bisa bangun tapi kalau kualitas 1 bisa bangun jembatan. Namun juga harus pastikan jalan darat itu terhubung ke seluruh kabupaten di daerah pegunungan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Satgas Nemangkawi Bersama Polres Pegunungan Bintang Cek TKP Kebakaran di SMA N 1 Oksibil

Papua- Satgas Nemangkawi bersama Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Pamrahwan menanggapi laporan adanya kebakaran di SMAN 1 Oksibil Jl. Yapimakot Kampung Esipding...

SATGAS NEMANGKAWI DAN POLRES NABIRE RINGKUS DPO PENJUAL AMUNISI DI KABUPATEN NABIRE

Jayapura – Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 pukul 17.33 WIT bertempat di Jalan Poros Wadio-Wanggar Kabupaten Nabire, personil gabungan Satgas...

Kegiatan SI IPAR dari binmas Noken Dekatkan Polisi dengan Anak PAUD Koya Timur

Papua- Sektor pemolisian masyarakat seringkali menjadi hal yang luput dari lensa media. Di wilayah Papua, community policing atau pemolisian masyarakat merupakan program...

KETUA API PROVINSI PAPUA AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS JELANG PERAYAAN NATAL 2021 DAN TAHUN BARU 2022

Jayapura - Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua pendeta Jimmy Koirewoa, S.Th mengajak semua...

Recent Comments